Suara Denpasar - Seorang remaja berinisial RWP (16) digebuki 4 remaja lain di Pantai Kubutambahan, Buleleng, Bali. Pengeroyokan ini terjadi di depan pacar korban. Kasus ini pun dilaporkan ke polisi.
Kapolsek Kubutambahan AKP I Ketut Supartha menjelaskan, pengeroyokan ini terjadi di tepi Pantai Kubutambahan. Saat itu, korban RWP sedang duduk di atas sepeda motornya berhadapan dengan sang pacar berinisial KM.
"Tiba-tiba empat pemuda yang juga masih anak-anak langsung menyerang korban," kata AKP I Ketut Supartha, Sabtu (26/11/2022).
Korban dipukuli hingga mengalami luka pada mulut dan bengkak pada bagian mata. Sehingga korban melapor ke Polsek Kubutambahan.
Berdasar laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Kubutambahan melakukan penyelidikan hingga mengungkap para pelakunya merupakan para remaja berinisial KM (17), KDK (17), GD (15), dan KD (14). Keempat remaja itu pun digiring ke Mapolsek Kubutambahan. Mereka mengakui perbuatannya.
Karena para pelaku masih tergolong anak, AKP I Ketut Supartha menjelaskan, perkara ini diselesaikan melalui diversi atau restorative justice (RJ). Ini mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Meski dia akui, penganiayaan secara bersama-sama atau pengeroyokan memiliki ancaman hukuman di atas 5 tahun, yakni 7 tahun penjara.
”Juga ada kesepakatan kedua belah pihak dan juga ada tanggung jawab dari para pelaku memberikan biaya pengobatan terhadap korban,” jelas dia.
Dia menjelaskan, penyelesaian perkara ini juga melibatkan beberapa pihak. Selain ada Sipandu Beradat (terdiri dari desa, desa adat, aparat kepolisian), juga para orang tua pelaku dan korban. Diharapkan, para orang tua dapat mengawasi anak-anaknya untuk tidak melakukan tindakan pidana lagi.
Baca Juga: Motif Suami Bunuh Istri di Buleleng Bali karena Mengira Selingkuh dengan Lelaki Lain
“Permasalahan yang terjadi antara korban dan terduga pelaku dapat diselesaikan dengan diversi pada Jumat (25/11/2022) di aula Mako Polsek Kubutambahan,” jelas AKP Supartha. (Beritabali.com)
Berita Terkait
-
Mengejutkan, Pengacara Kelian Adat Sebut Polres Buleleng Sita Rp130 Juta, Dikembalikan Rp84 Juta, Sisanya ke Mana?
-
Ternyata Asal Buleleng, Cewek MiChat yang Dibooking hingga Tewasnya Polisi Pengamanan G20
-
Tilap Uang Puluhan Juta Kontribusi Pengembang Perumahan, Kelian Adat di Buleleng Ditahan
-
Kengerian di Buleleng, Putu Ardika Habisi Nyawa Istri dan Anak di Dalam Kandungan Usia 7 Bulan
-
Viral Pengeroyokan Bule Rusia di Kuta, Ternyata Karena Ini
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026