Suara Denpasar - Rumah tangga antara Putu Ardika (42) dan istrinya Luh Suteni (40) baik-baik saja. Dari pernikahan itu, suami istri asal Banjar Dinas Dauh Margi, Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar, Buleleng ini dikaruniai dua anak.
Akan tetapi, rumah tangga yang dibangun sejak 2007 itu kandas. Kengerian terjadi ketika Putu Ardika dibakar cemburu buta. Dia membunuh istrinya yang sedang hamil anak ketiga. Saat itu, sang istri sedang mengandung dan memasuki usia 7 bulan.
Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya menjelaskan belakangan hubungan rumah tangga keduanya sering terjadi pertengkaran dan cekcok .
Puncaknya adalah pada Kamis tanggal 27 Oktober 2022 sekira pukul 16,30 wita. Saat itu, Putu Ardika sudah ada di rumah ditemani istrinya.
Namun, saat itu terjadi keributan. Korban Luh Suteni saat itu hanya diam saja tidak mau meladeni omelan suaminya.
"Sehingga keributan yang terjadi pada saat itu tidak menemukan jalan keluar, sehingga terduga pelaku Putu Ardika merasa gelisah dan tetap dalam keadaan emosi," kata dia melalui keterangan tertulis, Selasa (1/11/2022).
Suami istri itu kemudian tidur dalam satu kamar. Namun, pada saat korban tertidur lelap dan terduga pelaku masih terjaga sekitar pukul 01.30 wita hari Jumat tanggal 28 Oktober 2022.
Saat itu, terduga pelaku langsung mendekap hidung dan mulut korban dengan menggunakan tangan kiri, dan tangan kanan pelaku mencekik leher korban sampai korban lemas.
Tak puas, pelaku kemudian mengambil alu atau alat penumbuk padi di gudang yang ada dirumah pelaku. Dia kemudian memukul korban.
Baca Juga: Kan Keceplosan, Rian Ibram Akan Menikah dengan Dewi Perssik Tahun Depan: Insya Allah
Belum puas juga, dia mengambil golok dan masuk k ekamar menemui korban yang sudah bersimbah darah. Dia menggorok leher sebelah kanan korban sampai meninggal dunia.
Pelaku kemudian keluar rumah menuju rumah pamannya yang bernama Ketut Arnaya 56 tahun tinggal di Sambangan.
"Perbuatannya tersebut diketahui oleh orang tua pelaku sendiri yaitu Luh Prensi yang keluar rumah dan berteriak minta tolong kepada warga sekitarnya dan warga berdatangan namun belum berani melihat dan mendekati korban," kata dia.
Warga kemudian melapor ke polisi. Polisi datang olah TKP dan tak lama kemudian pelaku ditangkap.
Kepada polisi, pelaku mengaku cemburu.
"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan untuk sementara pelaku melakukan perbuatan tersebut karena rasa cemburu dengan korban.," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
RUPST Bank Jago: Laba Tumbuh 115 Persen, Tetapkan Direksi Baru
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya
-
Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026