Suara Denpasar – Meski kerap menunjukkan keberpihakan terhadap kearifan lokal, Kang Dedi Mulyadi ternyata punya sikap tegas terhadap perdukunan. Dia tak percaya perdukunan atas nama budaya atau pun agama. Hal ini sama dengan sikap Marcel Radhival alias Pesulap Merah.
Pernyataan Kang Dedi ini disampaikan melalui kanal Youtube Lembur Pakuan Channel, Minggu (27/11/2022), awalnya dia berbincang-bincang dengan mantan pekerja seks komersial (PSK) Cilodong yang asal Cikadu, Kecamatan Cibatu, Purwakarta.
Dia didapingi sejumlah orang, di antaranya camat dan sekcam Engkos. Di tengah percakapan tersebut, ada juga pasangan suami istri (pasutri) pedagang sate maranggi. Pasutri ini adalah pedagang sate dengan nama warung Si Bungsu.
“Ini teh tukang sate yang sudah berhasil. Namanya sate Si Bungsu,” kata Kang Dedi dikutip Suara Denpasar, Rabu (30/11/2022).
Kang Dedi salut dengan tukang sate langganannya ini. Pedagang sate ini cukup berhasil. Sehari penghasilannya Rp5 juta, atau sekitar 150 juta per bulan.
Kang Dedi sempat menanyakan apakah pedagang sate ini mau meneria karyawan, misalnya Neng mantan PSK asal Cikadu ini. Diketahui, Neng mantan PSK ini baru saja dikeluarkan Kang Dedi dari warung remang-remang Cilodong.
Kang Dedi sedang membina Neng mantan PSK agar kembali hidup normal di masyarakat, meninggalkan pekerjaan PSK yang sudah dilakoni sejak usia 14 tahun itu.
“Tadi saya ngomong sama si Aa-nya. Nih saya punya binaan, andai kata suatu saat binaan saya ini sudah sholehah banget, mau kerja di tempat sate mau gak nerima?” tanya Kang Dedi.
Si suami tukang sate tidak menjawab. Dia menunjuk ke istrinya.
Baca Juga: Joe Biden Tiba di Bali, Netizen Suruh Makan Sate Pan Bingin dan Tanya Mana Vladimir Putin
“Mangga (silakan),” kata sang istri tukang sate.
“Tuh, Neng, udah bisa. Artinya, pekerjaan Eneng sudah di depan mata,” kata Kang Dedi.
Kang Dedi pun mengatakan, tukang sate ini dulunya juga susah. Berkat keuletan, akhirnya sukses.
“Ini orang yang susah ya, sebelumnya susah ya?” tanya Kang Dedi.
“Susah,”” kat istri tukang sate.
“Sekarang?” tanya Kang Dedi Mulyadi.
Berita Terkait
-
Bupati Anne Ratna Curhat, Ngaku Galau hingga Sakit Lagi di Tengah Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi
-
Dedi Mulyadi Jawab Tudingan Pencitraan, 'Itu Tidak Penting, Fokus Saja Bekerja'
-
5 Keistimewaan Gedung Kembar Kantor Kedua Dedi Muyadi yang Diusik Ambu Anne Ratna: Nomor 3 Saksi Bisu Perkembangan Purwakarta
-
Sosok AA Ojat Pengacara Kang Dedi Mulyadi, Sempat Diisukan Meninggal Dunia karena Gagal Ginjal, Kini Dapat Keajaiban
-
Tega Bener! Ambu Anne Ratna Usir Dedi Mulyadi dari Kantor Gedung Kembar? Tempati Bangunan Tanpa Izin Pemda
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sambangi Lokasi Pembunuhan Gajah, Kapolda Riau Tegaskan Scientific Crime Investigation
-
Terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang Bakal Ikon Baru Sumbar, Kapan Mulai Dibangun?
-
7 Lipstik untuk Bibir Kering, Tampilan Cewek Makin Sempurna!
-
5 Strategi Bank Indonesia Tumbuhkan Ekonomi 2026 di Bali
-
4 Serum Korea Ginseng Alternatif Anti-Aging, Bikin Kencang dan Awet Muda
-
Wisatawan Asal Malang Hilang Terseret Ombak di Pantai Sine, Aksi Penyelamatan Berujung Pencarian
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Sengketa Lahan di Depok, Ini Penampakan Uang Rp 850 Juta di dalam Ransel Hitam
-
Asmara Lancar, Ini 5 Shio yang Diprediksi Beruntung 8 Februari 2026
-
Mitsubishi Destinator Harga Terbaru Februari 2026, Apa Beda Fitur di Tiap Varian?