Suara Denpasar - Gugatan cerai antara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi kian tak habis dibahas.
Bagaimana tidak, gugatan yang dilayangkan pada akhir September 2022 lalu itu kini bagai bumerang yang saling menyerang kedua pihak.
Baru-baru ini, Ambu Anne dan Dedi Mulyadi tampak saling berseteru di media sosial.
Walaupun tak nampak, namun publik paham bahwa keduanya jelas terlihat saling serang.
Beberapa waktu lalu misalnya, Ambu Anne tampak sedang menguliti 'aib' kepemimpinan Bupati Purwakarta sebelum dirinya dalam sebuah acara Gempungan di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Selasa (22/11/2022).
Ia mengatakan bahwa Bupati sebelumnya telah meninggalkan hutang Dana Bagi Hasil Desa (DBH) miliaran rupiah.
Ia juga melontarkan pengakuan bahwa dirinya telah membayarkan sebagian hutang itu sebesar 28 miliar.
"Ku abdi dibayarkeun 28 Milyar," ungkapnya sembari memasang muka nyinyir.
Video rekaman Ambu Anne yang sedang nyinyir itupun viral di media sosial.
Baca Juga: Ganjar Siapkan Anggaran Darurat Rp15 Miliar untuk Atasi Bencana di Jawa Tengah
Tak pelak, hal ini menimbulkan berbagai respon dari warganet yang kebanyakan menyayangkan sikap Ambu Anne itu.
Tak terkecuali, sang suami, Dedi Mulyadi akhirnya buka suara soal hutang DBH di masa kepemimpinannya.
Ia mengatakan siap bertanggungjawab seandainya ia harus membayarkan hutang itu dengan uang pribadinya, meski hal itu tidak diperbolehkan oleh negara.
"Tetapi ingat, andaikan bahwa uang itu harus dibayar oleh saya secara pribadi, walaupun tidak boleh karena itu uang negara," katanya.
Ia mengaku tak masalah jika harus jatuh miskin lantaran harus menjual aset untuk membayar hutang itu.
"Andaikan saya katakan, seluruh aset saya, saya serahkan ke pemerintah. Nggak apa-apa saya miskin nggak punya apa-apa yang penting hidup saya tidak merugi," balasnya telak.
Berita Terkait
-
Ambu Anne Kaget Saat Pertama Kali Menikah dengan Kang Dedi Mulyadi, Sering Protes: Kok...
-
Playing Victim? Ambu Anne Sindir Gedung Kembar Diserobot, Dedi Mulyadi Sadar Diri dan Minta Maaf Sudah Jadi Beban
-
Kang Dedi Sudah Nyerah dengan Ambu Anne? Ungkap Kebingungannya Jika Harus 'Pergi': Mau Kemana..
-
Udah Biasa Jablay, Ambu Anne Ungkap Tak Bisa Kekang Kang Dedi Mulyadi di Dalam Rumah, Kenapa?
-
Namanya Juga Anak Kecil, Kang Dedi Mulyadi Heran Ni Hyang Tak Mau Berbagi, Dirimu Pelit Didikan Siapa?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru