Suara Denpasar – Pasca diusir Ambu Ratna Mustika dari gedung kembar kini Kang Dedi Mulyadi menempati sebuah gedung baru. Lokasi gedung baru tersebut berada di Jalan K. Kol Singawinata Purwakarta.
Kendati telah menempati gedung baru Kang Dedi Mulyadi rupanya masih menyimpang kenangan di gedung kembar.
Kang dedi Mulyadi bercerita, disebut gedung kembar, karena antara bangunan yang kiri dengan yang kanan itu sama. Disini ditengah itu dulu Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten dan kondisi sangat kumuh bangunannya. Bangunan itu dulunya diurus PWI dan diisi LSM.
“Bangunan sangat kumuh terbengkalai nyariis tidak diurus pemerintah. Waktu saya pertama kali menjabat bupati saya langsung melakukan renovasi. Kemudian gedung itu saya rubah dan sekarang jadi museum,” cerita Dedi Mulyadi tentang gedung kembar diunggah kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi disarikan Suara Denpasar Sabtu (12/3/2022)
Gedung kembar setelah direnovasi dijadikan sebagai Museum Bale Panyawangan Diorama Purwakarta dan dijadikan Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara. Museum Bale Panyawangan Diorama Purwakarta merupakan Museum digital berisikan peradaban sejarah sunda.
“Itu selesai saya gagas, kembali satu bangunan lagi menjadi Museum Bale Panyawangan Diorama Nusantara. Yaitu museum digital tentang Indonesia yang beriskan kebudayaan dimasing-masing provinsi sejarah dan manusia purba,” kata Dedi Mulyadi.
Dari gedung kembar banyak melahirkan gagasan. Dulu itu daerah sangat sepi sekarang menjadi lokasi tempat wisata dan menjadi kegiatan ekonomi baru.
Usai berada di gedung kembar Kang Dedi Mulyadi lantas menuju gedung baru yang berlokasi di Jalan K. Kol Singawinata Purwakarta. Ketika tiba di gedung baru Dedi Mulyadi sambut Om Zein sahabatnya zaman kuliah dan satu organisasi mahasiswa yakni HMI.
Di gedung baru itu sudah dengan tembok bangunan gedung warna kuning dan putih. Selain itu sudah tampak terpasang sejumlah lukisan-lukisan yang sebelumnya berada di gedung kembar. Bahkan pada gedung baru ada ruang rapat hingga ruang UMKM.
Baca Juga: Rinov/Pitha Fokus Gembleng Fisik Jelang BWF World Tour Finals 2022
Gedung baru itu sedernaha dan nuansanya masih klasik, Dedi Mulyadi hanya merapikan dan memperbaikan beberapa bagian dari bangunan dan menambah pewarna cat pada bangunan. “Wah sudah terpasang semua ini, sudah beres-beres dan tertata,” pungkas Dedi Mulyadi.***
Tag
Berita Terkait
-
Menohok! Kang Dedi Sindir Pedas Ambu Anne Ratna? Punya Bale Yudistira Malah Sewa Gedung Ratusan Juta: Mendingan Pakai Bayar DBH Lunas
-
Enteng Nasihati Pasutri Soal Rumah Tangga, Anne Ratna Mustika Malah Dicibir Netizen: Kurang Pantas
-
Tampil Kece Naik Skuter Vespa, Kang Dedi Bingung, Malam Mingguan Gak Ada Yang Diajak Boncengan
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Sekjen ATSI Merza Fachys: Operator Siap Laksanakan Registrasi SIM Biometrik, Tapi...
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Beda Kelas! Saat Steven Wongso Jadikan Obesitas Bahan Hinaan, Ade Rai Justru Bongkar Bahayanya
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran