Suara Denpasar- Perseteruan antara Dedi Mulyadi yang digugat cerai oleh sang istri Ambu Anne Ratna Mustika hingga saat ini nampak belum ada ujungnya.
Seperti diketahui Dedi Mulyadi digugat cerai oleh sang istri yang saat ini menjabat sebagai Bupati Purwakarta karena dianggap telah melakukan KDRT secara psikologis hingga tak memberi nafkah.
Kang Dedi Mulyadi (KMD) sapaan akrabnya pun dalam hal ini membantah tuduhan sang istri.
Bahkan, Kang Dedi Mulyadi makin kesini kian menunjukkan bukti sayangnya terhadap Ambu Anne Ratna Mustika, meski tak mendapat balasan yang sama dari sang istri.
Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan gugatan cerai di Pengadilan Agama Purwakarta, Rabu 7 Desember 2022 kemarin.
Kang Dedi dalam hal ini masih menyebut atau memanggil Anne Ratna Mustika dengan sebutan ‘embu’. Meski anggota DPR RI ini enggan dipanggil ayah lagi oleh sang istri.
Bahkan Dedi Mulyadi pun menyebut bahwa Anne Ratna Mustika ini merupakan sosok yang baik dan hatinya sangat terbuka.
“Saya katakan embu (panggilan Anne) ini orangnya baik, walaupun embu sudah tidak mau panggil saya ayah, selalu bilangnya KDM (Kang Dedi Mulyadi) gak apa-apa, saya tetap bilang embu, embu orangnya baik tetapi karena hatinya sangat terbuka, telinga embu terlalu banyak mendengar, dan siapa yang didengar adalah orang-orang di sekelilingnya,” katanya dikutip melalui bandung.suara.com.
Tidak hanya itu, Kang Dedi juga mengingatkan kepada sang istri untuk berhati-hati dalam politik mengingat Anne Ratna Mustika tergolong masih polos dalam dunia tersebut.
Baca Juga: Harga iQOO 11 di Indonesia Mulai Rp 11 Juta, Ada Diskon untuk Pemesan Perdana
“Hati-hati dalam politik,” katanya.
Kang Dedi pun menyampaikan fakta baru terkait orang-orang yang ada dalam lingkaran gugatan perceraian Anne Ratna Mustika terhadap Kang Dedi.
Orang-orang yang dimaksud berada di lingkungan pemerintahan, luar pemerintahan, keluarga hingga guru spiritual.
Namun, Kang Dedi tidak mau menyebut guru spiritualnya tersebut sebagai guru ngaji melainkan lebih ke penanya.
“Saya tidak mau menyebut guru ngaji karena di situ bukan proses belajar mengaji, tapi proses belajar bertanya. Kalau dalam bahasa Sunda itu disebutnya pananyaan,” bebernya.
Kang Dedi pun memastikan, istrinya tidak pernah belajar mengaji pada Ketua PCNU Purwakarta seperti yang diberitakan sejumlah media.
“Pananyaan itu kan embu tinggalnya di mana sih? Bukan di Purwakarta tapi di Cianjur, tetangga desanya, saya tahu kok. Nah kemudian yang lain-lain itu adalah pananyaan lain di Purwakarta ada beberapa, di Banten juga ada. Embu itu ada tradisi baru sering ke pengayaan sekarang itu,” lanjutnya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti