Suara Denpasar - Tragedi gagal menikah gara-gara permintaan mahar sertifikat rumah oleh pihak Yessy ke Ryan Dono akhirnya hepi ending.
Keduanya sepakat tidak akan mengungkit persoalan yang menjadi bagian masa lalu itu ke publik.
Kesepakatan keduanya disaksikan langsung oleh Dedi Mulyadi dan kepala desa tempat Ryan Dono menetap dan juga di sana Yessy menjadi salah satu staf.
Ungkap Kang Dedi, sapaan akrab Bupati Purwakarta dua periode itu. Langkahnya untuk mendamaikan keduanya atas permintaan dari kepala desa.
Di mana, kepala desa ingin keduanya berdamai dan tidak lagi berkomentar ramai di podcast atau pun di media sosial.
Awalnya, perdamaian antara Ryan Dono dan Yessy masih terasa suasana ketegangan. Demikian, Kang Dedi dengan sabar mengingatkan mereka bahwa hidup harus terus berjalan.
Di sisi lain, mereka buka seorang selebriti, politisi, maupun artis.
Jadi, jika terus datang ke undangan podcast malah akan mengorek luka lama dan membuka aib.
Sebab, secara mental keduanya tidak siap untuk menghadapi beragam cibiran maupun gosip yang terus bermunculan.
"Tidak boleh berkembang lagi kecuali Ryan dan Yessy adalah politisi," ingat dia dalam kanal youtubenya seperti dikutip denpasar.suara.com, Senin (12/12/2022).
Baca Juga: Kang Dedi Ajak Ryan Dono Cari Janda
"Hidup keduanya bukan dari situ, tapi dari pekerjaan. Kalau dari pekerjaan? Mentalnya belum siap karena bukan artis," imbuh dia.
Mendapat arahan seperti itu keduanya yang ditemani ibu mereka masing-masing pun setuju. Bahkan, keduanya akhirnya bersalaman tanda berdamai. "Rukun lagi ya," nasehat Kang Dedi.
Meski tidak jodoh, pesan Kang Dedi dengan keributan ini diambil hikmahnya. Di banding ribut setelah kawin tentu akan lebih repot lagi. "Kedua-duanya harus mengikhlaskan untuk berpisah," tukasnya.
Jadi, setelah perdamaian ini tidak ada lagi pihak-pihak yang salah menyalahkan dan tetap bekerja dengan baik di tempatnya semula. "Kalau nanti ada undangan dari podcast manapun tidak usah hadir," sahut ibunda dari Ryan Dono. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan