Persebaya Surabaya Merasa Dirugikan di Laga Lawan Persik, Pelatih Aji Santoso Marah saat Jumpa Pers
Author: Muhammad Rizky Putramadiansyah
Suara Denpasar - Laga antara Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-14 BRI Liga 1 22/23 pada Selasa (13/12) sore berkesudahan imbang 1-1.
Pada laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman tersebut, Persebaya Surabaya harus tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak pemain Persik Arthur Felix dari titik putih di menit ke-10.
Anak asuh Aji Santoso baru bisa membalas gol di babak kedua, tepatnya pada menit ke-60 melalui spakkan Sho Yamamoto dari dalam kotak penalti.
Pertandingan ini juga diwarnai kartu merah saat pemain belakang Persebaya Dandi Maulana menerima kartu kuning kedua dari wasit saat waktu menunjukkan menit ke-69.
Jelang pertandingan berakhir, pemain Persebaya Ahmad Nufiandani dijatuhkan oleh kiper Persik Dikri Yusron di dalam kotak penalti.
Wasit yang melihat menyatakan hal itu bukanlah sebuah pelanggaran.
Keputusan tersebut sontak menimbulkan protes dari para pemain Persebaya. Di akhir laga pun, mereka mendatangi wasit untuk mempertanyakan keputusan tersebut.
Baca Juga: Xabiru Nangis Kangen Ayah, Rachel Vennya Berharap Anaknya Menerima Perceraian Mereka
Saat konferensi pers seusai laga, pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso turut angkat bicara atas kejadian yang diklaim merugikan timnya tersebut.
Ia bahkan menunjukkan tayangan ulang kejadian dijatuhkannya Nufiandani di kotak penalti.
Hal ini tampak melalui unggahan salah satu akun Twitter milik fanbase Persebaya bernama @bonekcasuals
“Memang itu pahit, jangan sakit hati kalau saya sampaikan ini, ini buktinya jika kita tidak lihat, komentator pun menyampaikan bahwa itu 100 persen penalti,” ucap Aji sambil menunjukkan tayangan ulang tersebut kepada wartawan.
Pelatih yang dulu sempat membela timnas Indonesia ketika menjadi pemain itu juga menyinggung keputusan wasit ketika timnya menghadapi Persib Bandung di pekan sebelumnya.
Ia menilai bahwa Persebaya juga seharusnya mendapatkan dua kali penalti di laga tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering
-
Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat
-
Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang