Suara Denpasar - Gempa yang terjadi di Bali pada, Rabu (13/12) kemarin sangat terasa guncangannya oleh masyarakat Bali, terutama masyarakat Kabupaten Karangasem yang menjadi pusat gempa.
Pasalnya gempa yang berpusat di kedalaman 10 kilometer laut Timur Karangasem itu terjadi dua kali yaitu bermagnitudo 4,8 SR dan 5,2 SR, bahkan tercatat 17 kali gempa susulan melalui alat WRS Inatews.
Selang beberapa saat, masyarakat dibuat panik dengan munculnya berita yang mengatakan lantai 3 Rumah Sakit Umum Daerah (SRUD) Karangasem jebol akibat gempa.
Terkait pemberitaan tersebut BPBD Karangasem langsung gerak cepat melakukan asessment melalui tim TRC BPBD ke lokasi, hasilnya tidak ditemukan kerusakan apapun.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Bali, Cok Ace menghimbau agar masyarakat jangan panik dan tidak terpengaruh oleh berita-berita hoax semacam itu.
"Masyarakat jangan panik. Mari kita dengarkan informasi yang benar dari instansi-instansi yang menangani kasus itu," ucap Wagub Bali usai memberikan penganugerahan kepada instansi-instansi di lingkungan Pemprov Bali, terkait keterbukaan informasi publik, di gedung Siswa Shaba Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu, (14/12/2022).
"Kami melalui BPBD telah melakukan koordinasi, sebab kemarin sempat viral ada rumah sakit yang hancur dan kami mendapatkan laporan langsung dari BPBD Karangasem bahwasannya itu tidak benar," kata Cok Ace.
"Itu tidak terjadi, tidak seperti apa yang digambarkan dan diinformasikan oleh media-media yang tadi malam mengunformasikan hal tersebut," sambungnya.
Cok Ace mengatakan bahwa Pemprov Bali saat ini terus mengikuti perkembangan di wilayah Kabupaten Karangasem pasca gempa.
Baca Juga: Babak Baru Rencana Relokasi SDN Pondok Cina 1, Deolipa Laporkan Wali Kota Depok ke Polisi
"Aatungkare gempa kemarin tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan kami terus mengikuti perkembangan, apabila ada hal-hal yang harus kita amankan khususnya masyarakat kami akan lakukan," tutupnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Plafon Gedung DPRD Karangasem Runtuh Akibat Gempa Bumi
-
Surabaya Terancam! Mengenal Apa Itu Sesar Kendeng yang Bisa Memicu Gempa Bumi Magnitude 7
-
Gempa Sebabkan Kerusakan 46 Rumah di Karangasem dan Berpeluang Tanah Longsor
-
Wagub Bali : KUHP Jangan Sampai Viral Dan Salah Tafsir di Luar Negeri
-
Beberapa Rumah Mengalami Kerusakan Akibat Gempa di Bali
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup