Suara Denpasar - Siapa yang tidak mengenal sosok pria dernawan berumur 51 ini. Ya, Dedi Mulyadi atau yang akrab dikenal Kang Dedi Mulyadi.
Aktivitas sosial suami dari Anne Ratna Mustika itu sering ia unggah lewat akun media sosial pribadinya. Salah satunya Youtube dengan nama akun 'Kang Dedi Mulyadi Channel'.
Konten yang ditayangkan, semuanya berisi tentang aktivitas sosial Kang Dedi Mulyadi. Sehingga tayangan youtube dari mantan Bupati Purwakarta dua periode itu selalu ditunggu-tunggu.
Seorang TKW asal Purwakarta di negara Qatar menceritakan bahwa dia selalu mengikuti aktivitas Kang Dedi Mulyadi di YouTube. Saat menonton, katanya, dia selalu menangis, sehingga ditanya oleh majikannya kenapa dia menangis.
Diceritakan, TKW tersebut kemudian menceritakan sosok Kang Dedi Mulyadi kepada majikannya itu. Bahwa Kang Dedi itu kalau di arab disebut sebagai Amir (pemimpin) yang suka menolong. Cuman, kata dia, diwaktu kecil kehidupan Kang Dedi memprihatinkan.
"Kata saya orangnya masyaallaah, orangnya rajin, prihatin, sampai jualan layang-layang, ini dan itu, pokoknya semuanya dilakukan," ucap TKW itu dikutip Suara Denpasar dari Youtube 'wa uceng chanel' Rabu, (14/12/2022).
Mendengar cerita TKW tersebut, dikatakan, majikannya itu mendoakan Kang Dedi Mulyadi agar berumur panjang dan murah rezeki.
"Masyaallaah, tabarakallah, mudah-mudahan itu pemimpin yang ada di kampung kamu dipanjangkan umur, gampang rezekinya kalau memang suka membantu rakyat kecil," ucap TKW tersebut mengutip apa yang dikatakan majikannya.
Popularitas anggota DPR RI Komisi IV itu memang tidak bisa diragukan. Ia dikenal luas masyarakat Indonesia karena kebiasaannya yang suka membantu orang.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Korea Tentang Pencurian, Bikin Tegang dan Geregetan
Karena sosoknya yang sudah dikenal luas, terutama masyarakat Jawa Barat, seorang pengamat politik dan pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi, Arlan Siddha, mengatakan Kang Dedi Mulyadi menjadi kandidat terkuat Calon Gubernur Jawa Barat.
"Untuk di pilgub Jabar, pengamatan saya Dedi Mulyadi masih masuk unggulan," ungkap Arlan. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Bongkar Isi Kulkas di Rumah Yessy, Dedi Mulyadi Dikecam Publik: Mantan Bupati Kok Begitu
-
Kabar Terbaru Pasangan Gagal Nikah, Ryan Dono Jadi Youtuber, Yessy Belum Berani Masuk Kerja? Ini Kata Kang Dedi
-
Kasihan! Yessi Mengaku Masih Trauma Untuk Kembali Bekerja : Takut Temen-Temen Kantor
-
Neng Anne Jadi Bupati, Pengeluaran Kang Dedi sampai Miliaran
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan