Suara Denpasar - Analisa aktivis yang juga anggota DPR RI dari Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menurut Rocky Gerung pararel dengan analisa yang dia lakukan selama ini.
Apa sebab? Belakangan ini wacana supaya Joko Widodo atau Jokowi menjadi presiden selama tiga periode makin menguat.
Jika itu terjadi, maka pemilu 2024 tentu akan ditunda. Hal itu diungkap Rocky Gerung dalam kanal Youtubenya saat bincang-bincang santai dengan jurnalis senior Hersubeno Arief.
Diawali dengan Hersubeno Arief yang menjelaskan dan memaparkan soa tulisan Desmond yang berjudull,"Gelagat Penundaan Pemilu Kembali Mengemuka, Pertanda Apa?".
"Ini peringatan dari orang dalam," begitu kata Rocky Gerung di kanal yotubenya seperti dikutip denpasar.suara.com, Kamis 15 Desember 2022.
"Saya mengenal Desmond ini sebagai teman. Dia aktivis, meski orang partai, tampaknya ia tahu apa yang jadi permainan dalam. Itu muncul tulisan soal potensi perpanjangan pemilu. Dan, (tulisan) itu pararel dengan analisa kita," paparnya.
Dalam tulisan Desmond diungkapkan bahwa ada lima skenario yang akan terjadi jika pemilu ditunda.
Yakni pemerintah dan DPR tidak lagi legitimate, Pemda tidak dikontrol DPR, TNI/Polri membangkang ke presiden, rakyat bisa bertindak anarkis semaunya, dan terakhir adalah akan muncul pemerintah diktaktor.
Melihat beragam sinyal kekhawatiran ini, Rocky Gerung malah menilai tulisan itu adalah bentuk kecemasan dari Prabowo. Jika pemilu benar-benar ditunda, maka Prabowo akan batal maju sebagai calon presiden.
Baca Juga: Rocky Gerung Dukung Bupati Meranti Jadi Calon Presiden, Robinhood yang Memimpin Rakyat
"Mungkin pak Prabowo juga cemas, walau Erick Thohir dan Muhaimin sudah pasang badan bersiap menjadi wakilnya. Tulisan Desmon ini semacam pretes untuk dibaca Prabowo atau mungkin menggambarkan kekhawatiran Prabowo," ujarnya.
Apalagi, jika melihat kemampuan dan kekuatan dari Jokowi saat ini. Bukan soal sulit untuk melakukan penundaan pemilu dengan tawar menawar atau pun negosiasi antar elit di negeri ini.
Kalkulasi kotornya, cuma dibutuhkan dana sekitar Rp 3 triliun sampai Rp 4 triliun bagi Jokowi untuk membuat amandemen atau perubahan Undang-Undang.
"Untuk amandeman DPR setidaknya 1/3 anggota mengusulkan sidang, lalu sidang harus dihadiri 2/3 anggota. Keputusan Amandeman harus disetujui 50 persen plus satu. Anggota DPR 700an, lalu harus setuju amandamen butuh sekitar 350 hingga 400 anggota. Jika satu suara anggota dinilai Rp 1 miliar, maka dikalikan. Jika dikalikan 10 juga tetap sekitar Rp 4 triliun. Sehingga cukup dengan Rp 3 triliun, Jokowi bisa menunda pemilu 2024," tukas dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan
-
Angkot Tua Bapak
-
Isi Putusan Cerai Reza Arap Bongkar Dugaan Perselingkuhan Sang Musisi dengan Asisten Pribadi
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
Kepala Pajak Banjarmasin Resmi Ditahan KPK Usai Terjaring OTT, Akui Terima Janji Suap
-
Awalnya Menolong Teman, Dua Bocah SD Ini Justru Tewas Tenggelam