Setelah melewati fase awal babak, Kroasia tampil mendominasi penguasaan bola.
Beberapa kali juga anak asuh Zlatko Dalic menciptakan peluang berbahaya ke arah gawang Maroko.
Salah satunya adalah melalui peluang tendangan mendatar Luka Modric di menit ke-24 yang masih mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Yassine Bounou.
Memasuki menit ke-30 Maroko perlahan mulai keluar dari tekanan.
Anak asuh Walid Regragui tampak lebih dominan dalam penguasaan bola kali ini.
Akan tetapi mereka gagal menciptakan gol sampai akhirnya Kroasia berhasil unggul kembali pada menit ke-42 melalui tendangan melengkung Mislav Orsic dari sisi kiri.
Keunggulan 2-1 Kroasia ini pun bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, pelatih Maroko Walid Regragui mencoba melakukan perubahan untuk mencari gol penyeimbang.
Ia memasukkan Illias Chair sesaat setelah turun minum menggantikan Abdelhamid Sabiri.
Baca Juga: Kabar Terkini Kasus Ismail Bolong, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Perkara Tambang Batu Bara
The Lion Atlas pun sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan di babak kedua.
Hanya saja, mereka selalu buntu ketika sudah masuk sepertiga pertahanan Kroasia.
Pada menit ke-56, gelandang kreatif Azzedine Ounahi dimasukkan oleh pelatih Walid Regragui untuk menghidupkan permainan timnya.
Maroko kemudian mendapatkan peluang emas di menit ke-75 tepat di depan gawang Kroasia.
Sayang, penyerang Youssef En-Nesyri gagal memaksimalkannya menjadi gol usai tendangannya berhasil diblok oleh kiper Kroasia Dominik Livakovic.
Kroasia terlihat minim peluang sepanjang babak kedua. Mereka sempat mengancam lewat pergerakan Mateo Kovacic di dalam kotak penalti pada menit ke-87.
Namun bola tendangannya masih melenceng dari gawang Yassine Bounou.
Wasit memberikan waktu tambahan sebanyak lima menit di akhir babak kedua.
Maroko mencoba memanfaatkan hal tersebut untuk mencari gol penyeimbang agar memaksa permainan dilanjut ke babak tambahan.
Mereka pun kembali mendapatkan peluang emas melalui tandukkan Youssef En-Nesyri. Lagi-lagi hanya nyaris menjadi gol setelah bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Tak lama kemudian wasit meniup peluit akhir pertandingan dan memastikan Kroasia keluar sebagai juara ketiga di Piala Dunia 2022 Qatar. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Hasil Argentina vs Tanjung Verde: Tim Debutan Tahan Lionel Messi Cs 1-1 di Waktu Normal!
-
Sinopsis Film Seni Merayu Tuhan, Kisah Menyentuh Adaptasi Buku Habib Jafar
-
Punya Rumah Tusuk Sate? Ini 5 Tips Blokir Energi Negatif Menurut Feng Shui
-
Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
-
Kiper Mesir Syok The Pharaohs Bisa Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Ramalan Zodiak 4 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Bakal Dapat Kabar Gembira di Akhir Pekan
-
Drama Adu Penalti di Arlington! Mesir Singkirkan Australia Segel Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Politik Selebritas: Ketika Pejabat Dipuja Layaknya Artis Idola
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar