Suara Denpasar - Perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2022 menyajikan pertandingan antara Runner Up Piala Dunia 2018, Kroasia dengan tim yang penuh kejutan sepanjang turnamen ini, Maroko.
Kedua tim sebelumnya pernah bertemu pada babak grup Piala Dunia 2022. Ketika itu Maroko sukses menahan imbang Luka Modric dkk tanpa gol.
Sepanjang hajatan Piala Dunia 2022, penampilan Kroasia terbilang cukup berliku.
Usai ditahan imbang Maroko di laga pembuka, mereka pun hanya sekali menang pada babak grup saat menghadapi Kanada di pertandingan kedua.
Sebelum kemudian bermain imbang lagi menghadapi Belgia di pertandingan terakhir babak fase grup Piala Dunia 2022
Di babak gugur pun anak asuh Zlatko Dalic juga harus bersusah payah menyingkirkan Jepang di babak 16 besar dan Brasil di babak perempat final masing-masing melalui adu penalti.
Kroasia lalu harus kalah di babak semifinal oleh Argentina dengan skor yang cukup mencolok, 3-0.
Sementara itu Maroko, mereka tampil sangat melebihi ekspektasi sepanjang turnamen Piala Dunia 2022 ini.
Mengalahkan Belgia 2-0 di babak grup, menyingkirkan Juara Dunia 2010 di babak 16 besar, dan menyingkirkan Juara Eropa 2016 Portugal di babak perempat final.
Baca Juga: Kabar Terkini Kasus Ismail Bolong, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Perkara Tambang Batu Bara
Di babak semifinal pun mereka bermain cukup bagus ketika menghadapi Juara Bertahan Prancis.
Namun gol cepat Theo Hernandez di laga itu tampaknya membuat buyar konsentrasi para pemain Maroko yang pada akhirnya membuat mereka gagal meraih kemenangan.
Pada laga perebutan juara ketiga Piala Dunia 2022, dalam 10 menit pertama kedua tim sudah saling menciptakan gol.
Kroasia berhasil unggul lebih dulu lewat skema tendangan bebas ‘apik’ yang kemudian diselesaikan oleh tandukan Josko Gvardiol.
Lalu dua menit berselang, Maroko sukses menyamakan skor juga melalui skema tendangan bebas yang disambut oleh sundulan Achraf Dari setelah bola antisipasi pemain Kroasia Josko Gvardiol justru tepat mengarah ke kepalanya.
Skor sudah 1-1 di awal-awal babak pertama.
Setelah melewati fase awal babak, Kroasia tampil mendominasi penguasaan bola.
Beberapa kali juga anak asuh Zlatko Dalic menciptakan peluang berbahaya ke arah gawang Maroko.
Salah satunya adalah melalui peluang tendangan mendatar Luka Modric di menit ke-24 yang masih mampu diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Yassine Bounou.
Memasuki menit ke-30 Maroko perlahan mulai keluar dari tekanan.
Anak asuh Walid Regragui tampak lebih dominan dalam penguasaan bola kali ini.
Akan tetapi mereka gagal menciptakan gol sampai akhirnya Kroasia berhasil unggul kembali pada menit ke-42 melalui tendangan melengkung Mislav Orsic dari sisi kiri.
Keunggulan 2-1 Kroasia ini pun bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, pelatih Maroko Walid Regragui mencoba melakukan perubahan untuk mencari gol penyeimbang.
Ia memasukkan Illias Chair sesaat setelah turun minum menggantikan Abdelhamid Sabiri.
The Lion Atlas pun sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan di babak kedua.
Hanya saja, mereka selalu buntu ketika sudah masuk sepertiga pertahanan Kroasia.
Pada menit ke-56, gelandang kreatif Azzedine Ounahi dimasukkan oleh pelatih Walid Regragui untuk menghidupkan permainan timnya.
Maroko kemudian mendapatkan peluang emas di menit ke-75 tepat di depan gawang Kroasia.
Sayang, penyerang Youssef En-Nesyri gagal memaksimalkannya menjadi gol usai tendangannya berhasil diblok oleh kiper Kroasia Dominik Livakovic.
Kroasia terlihat minim peluang sepanjang babak kedua. Mereka sempat mengancam lewat pergerakan Mateo Kovacic di dalam kotak penalti pada menit ke-87.
Namun bola tendangannya masih melenceng dari gawang Yassine Bounou.
Wasit memberikan waktu tambahan sebanyak lima menit di akhir babak kedua.
Maroko mencoba memanfaatkan hal tersebut untuk mencari gol penyeimbang agar memaksa permainan dilanjut ke babak tambahan.
Mereka pun kembali mendapatkan peluang emas melalui tandukkan Youssef En-Nesyri. Lagi-lagi hanya nyaris menjadi gol setelah bola melambung tipis di atas mistar gawang.
Tak lama kemudian wasit meniup peluit akhir pertandingan dan memastikan Kroasia keluar sebagai juara ketiga di Piala Dunia 2022 Qatar. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
-
Kejagung Periksa Kajari Pagaralam, Ini 5 Fakta Sebenarnya di Balik Isu OTT
-
Sisa THR Cuma 2 Jutaan? Ini 7 HP Gaming Murah Terbaik untuk Isi Waktu Luang
-
Di Balik Cekcok dengan Wabup, Ternyata Segini Total Kekayaan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya
-
Duel Cushion Viral: Somethinc vs Skintific, Mana yang Tahan Seharian Tanpa Luntur Saat Balik Ngantor
-
Lewat Statistik Akhir, Timnas Indonesia Ternyata Dominan Atas Bulgaria
-
Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya: Pewaris Dinasti Besar Viral Usai 'Semprot' Wakilnya Mantan Napi
-
3 Pemain Timnas Indonesia Paling Berpengaruh di Laga Kontra Bulgaria
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban