Suara Denpasar - Desa Trunyan merupakan salah satu desa di Bali yang menjadi objek wisata.
Trunyan ini merupakan sebuah desa yang berada di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli yang beberapa hari lalu sempat dikunjungi Dedi Mulyadi, anggota DPR RI.
Untuk menuju Desa Trunyan dilakukan dengan penyebrangan menggunakan perahu melalui Desa Kedisan.
Di Desa Trunyan ini memiliki tradisi unik yang masih dilestarikan hingga saat ini.
Salah satunya adalah cara penguburan mayat yang tentunya berbeda dengan masyarakat Bali pada umumnya.
Pada umumnya, orang meninggal di Bali akan dikubur atau diaben dengan adanya prosesi pembakaran, berbeda dengan yang dilakukan di Desa Trunyan.
Di Desa Trunyan dikenal dengan pemakaman atau penguburan jenazah yang hanya ditaruh diatas tanah dilengkapi dengan upacara. Jenazah atau jasad orang meninggal ini dipagari anyaman bambu untuk terhindar dari binatang liar.
Uniknya, meski tidak dikubur, jenazah yang membusuk tidak akan mengeluarkan bau busuk, hal ini lantaran dinetralisir oleh pohon yang bernama taru menyan.
Dilansir melalui laman resmi disparda.baliprov.go.id, Desa Trunyan ini memiliki 3 sema (kuburan) yang diperuntukkan bagi 3 jenis kematian yang berbeda.
1. Sema Wayah
Sema Wayah diperuntukkan untuk seorang warga Trunyan meninggal secara wajar dan mayatnya masih utuh. Mayat yang dimakamkan ini akan ditutupi dengan kain putih, diupacarai kemudian diletakkan tanpa dikubur di bawah pohon besar bernama Taru Menyan.
2. Sema Batas
Sema Batas di Desa Trunyan tersebut diperuntukkan untuk pemakaman warga setempat yang jasadnya tidak utuh dan meninggal tidak wajar seperti karena kecelakaan, bunuh diri atau dibunuh
3. Sema Muda
Sema Muda tersebut untuk mengubur bayi dan anak kecil atau warga yang sudah dewasa tetapi belum menikah dan syarat utama mayat masih utuh. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia
-
Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia