Suara Denpasar- PSIS Semarang mengakhiri putaran pertama atau pekan ke-17 BRI Liga 1 2022/2023 dengan kekalahan.
PSIS Semarang yang masih tanpa pelatih kepala definitif takluk 0-3 atas Bali United pada laga yang berlangsung 22 Desember 2022 kemarin di Stadion Manahan Solo.
Dengan kekalahan tersebut, PSIS Semarang saat ini menempati posisi ke-10 papan klasemen sementara dengan 20 poin yang telah dikumpulkan.
Mengakhiri putaran pertama, nasib sosok pemain Rp5,21 miliar milik PSIS Semarang akan dipertauhkan.
Dimana, PSIS Semarang dalam menjalani putaran kedua nanti akan melakukan perombakan.
Hal ini sempat diutarakan CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi dalam sarasehan bersama supporter beberapa bulan lalu.
Yoyok Sukawi pun mengaku pihaknya akan mencari pengganti dari sosok Rp5,21 miliar yang dimaksud tersebut.
Bukan tanpa alasan, menurut Yoyok Sukawi pemain yang didatangkan PSIS Semarang awal musim tersebut dinilai penampilannya sudah tidak tertolong lagi.
Sosok Rp5,21 miliar yang dimaksud adalah Alie Sesay.
Baca Juga: Siap Menyambut Tahun Baru di Jakarta? Ini Daftar 40 Kantong Parkir di Kawasan Sudirman-Thamrin
Mantan bek Persebaya Surabaya ini menurut Yoyok Sukawi nasibnya akan digantung karena terikat kontrak dua tahun bersama PSIS Semarang.
“Kalau Alie Sesay berat memang, udah tidak tertolong, memang dia harus kita ganti dan kita lagi cari penggantinya,” katanya beberapa bulan lalu yang dlansir melalui kanal YouTube pribadinya.
“Alie Sesay kontrak sama kita dua tahun, pemian bola itu kalau kontrak dua tahun dipecat tengah jalan itu gak bisa,”jelasnya.
Sehingga pilihannya, Alie Sesay hanya dikeluarkan dari daftar pemain tapi statusnya masih bagian dari PSIS Semarang serta masih berhak mendapatkan haknya, salah satunya berupa gaji.
“Memang pemain bola gitu gak bisa dipecat, kalau dipecat , gak dibayar, PSIS yang dihukum FIFA jadi Alie Sesay kalau dicoret dia akan keluar , dia statusnya gantung,” jelasnya lagi.
Menarik untuk dinantikan, akankah ini menjadi detik-detik terakhir bagi Alie Sesay membela PSIS Semarang atau justru keputusan Yoyok Sukawi akan kembali berubah?
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Arema FC Liga 1, Anti Ribet Tinggal Klik
-
Brace The Flash Pecundangi PSIS Semarang, Bali United Tutup Paruh Musim di Empat Besar
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persija Jakarta Liga 1, Panggilan untuk Slemania dan The Jakmania!
-
Prediksi Bhayangkara FC vs Arema FC di BRI Liga 1 2022/2023
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?
-
Bukan Adopsi, Nagita Slavina Bongkar Alasan Baby Muhammad Ada di Rumahnya
-
Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM