Suara Denpasar- Laga PSS Sleman vs Persija Jakarta akan tersaji pada pekan ke-17 Liga 1 22/23 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (23/12) sore ini.
PSS Sleman bertekad untuk meraih kemenangan demi menjaga konsistensi mereka setelah berhasil menundukkan tim papan atas lainnya, Bali United pada pekan sebelumnya.
Saat ini tim berjuluk Super Elang Jawa itu tengah duduk di posisi 12 klasemen sementara Liga 1 22/23 dengan koleksi 16 poin.
Kemenangan 2-1 melawan Bali United kemarin (19/12) merupakan kemenangan perdana anak asuh Seto Nurdiantoro sejak enam laga terakhir.
Oleh karena itu, PSS Sleman kini dalam kepercayaan diri tinggi dalam menatap laga kontra Macan Kemayoran.
“Kita selalu ingatkan untuk terus menjaga konsistensi dan tidak jemawa. Secara fisik kebugaran dan secara mental, kemenangan atas Bali United menjadi motivasi yang bagus untuk tim,” kata pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro dikutip melalui situs resmi PT LIB.
Seto menyebut bahwa sang lawan memiliki kualitas permainan yang tidak jauh berbeda dengan Bali United.
Dengan bermodalkan kemenangan atas Serdadu Tridatu, dia pun optimis timnya dapat meraih hasil terbaik di laga nanti.
“Di klasemen juga berjarak juga cukup jauh dari PSS. Kami harus berjuang lebih guna mendapatkan hasil terbaik,” ucap Seto tegas.
Baca Juga: 'Baru Terasa Sakitnya', Sule Sedih Dengar Kabar Nathalie Holscher Dilamar Faris?
Menurut Seto, pelatih Persija Jakarta Thomas Doll merupakan pelatih yang berpengalaman dan memiliki taktik serta strategi yang tak perlu diragukan lagi.
Jelang laga terakhir putaran pertama Liga 1 22/23 ini, Seto memastikan bahwa akan ada evaluasi menyeluruh kepada para pemain dan juga tim pelatih.
“Semua bakal ada evaluasi, bukan hanya pemain. Saya selalu ingatkan ke semuanya bahwa itu adalah konsekuensi dalam bekerja. Terpenting harus kita nikmati dan jalani dengan senang,” tutupnya.
Kemenangan atas Persija Jakarta dapat membuat PSS Sleman setidaknya mampu mengamankan posisi mereka dari jurang degradasi di akhir putaran pertama.
Mengingat Laskar Sembada hanya terpaut tiga poin saja dengan Bhayangkara FC di posisi 16 atau batas teratas zona degradasi. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persija Jakarta, Big Match Pekan ke-17 BRI Liga 1
-
Detik-detik PSIS Singkirkan Sosok Rp5,21 Miliar? Ingat, Ini Janji Yoyok Sukawi
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Arema FC Liga 1, Anti Ribet Tinggal Klik
-
Brace The Flash Pecundangi PSIS Semarang, Bali United Tutup Paruh Musim di Empat Besar
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
3 Fakta Baru Mahasiswa Bacok Mahasiswi UIN Suska: Asah Kapak dan Parang, Niat Aniaya Sejak 2025!
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Lima Koper Berisi Uang Rp5,19 Miliar Korupsi Bea Cukai
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
Manchester United Habiskan Rp361 Miliar untuk Pecat Ruben Amorim
-
Isi Lengkap Surat Edaran Wali Kota Medan Rico Waas soal Daging Babi yang Picu Protes
-
7 Shio yang Diprediksi Banjir Rezeki dan Sukses di Tahun 2026
-
Manunggulo Berwajah Ramadan
-
Malam Lailatul Qadar 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Perkiraan Berdasarkan Hadis
-
Viral Kronologi Pembacokan di UIN Suska Riau, Dari Niat Baik Berujung Obsesi Mematikan
-
Menumpuk di Pantai Padang, Limbah Kelapa Muda Bisa Jadi Pakan Ternak?