Bisnis / Properti
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:05 WIB
One Global Capital [Ist/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pasar properti Indonesia terus tumbuh, namun tantangan ekonomi domestik mendorong investor mencari stabilitas aset di Australia yang menjanjikan.
  • One Global Capital memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional dengan target nilai portofolio mencapai enam miliar dolar Australia.
  • Roadshow global ini memberikan edukasi mengenai peluang investasi, diversifikasi aset, serta mobilitas internasional bagi pelaku bisnis dan investor.

Suara.com - Pasar properti di Indonesia saat ini terus menunjukkan dinamika pertumbuhan yang positif, terutama didorong oleh tingginya permintaan residensial domestik dan masifnya pembangunan infrastruktur di kota-kota besar.

Namun, keterbatasan tingkat imbal hasil (yield) sewa serta volatilitas nilai tukar rupiah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi investor lokal dalam menjaga nilai riil kekayaan mereka dalam jangka panjang.

Sebaliknya, lanskap bisnis properti di Australia menawarkan stabilitas yang kontras, ditopang oleh regulasi hukum yang sangat transparan, rekam jejak kenaikan nilai modal (capital growth) yang konsisten, serta likuiditas pasar yang matang, menjadikannya salah satu destinasi utama diversifikasi aset bagi konglomerasi maupun investor ritel asal tanah air.

Prospek investasi real estat di Australia, khususnya di kota-kota metropolitan seperti Sydney, diproyeksikan tetap cerah sepanjang tahun 2026 ini seiring dengan tingginya angka imigrasi bersih, pertumbuhan populasi profesional, dan kebutuhan akan hunian modern serta area komersial terpadu.

Bagi pelaku bisnis, entrepreneur, dan keluarga mapan di kota-kota besar Indonesia, melirik pasar properti Australia bukan lagi sekadar tren gaya hidup, melainkan langkah taktis untuk mengamankan portofolio finansial lintas negara, memperoleh perlindungan nilai (hedging) terhadap inflasi global, sekaligus membuka akses mobilitas internasional yang lebih luas demi masa depan generasi penerus.

Terkait hal tersebut, One Global Capital resmi melanjutkan ekspansi World Roadshow ke Singapura, China, Hong Kong, Vietnam, dan Amerika Serikat.

Saat ini, One Global Capital memiliki pipa pengembangan (development pipeline) senilai sekitar AUD3,6 miliar dan menargetkan pertumbuhan portfolio menjadi lebih dari AUD6 miliar, serta menargetkan Asset Under Management (AUM) menembus angka AUD1 miliar sebelum akhir tahun 2026 melalui berbagai proyek strategis di Australia.

Beberapa pencapaian terbaru One Global Capital di Australia yang menjadi bukti keunggulan strategi bisnis mereka meliputi The Grand Eastlakes (Sydney), One Global Resorts Green Square dan Parramatta, One Macquarie Park (Sydney), dan Five Dock Precinct (Sydney).

“Pencapaian tersebut mencerminkan fokus One Global Capital dalam mengidentifikasi aset dengan potensi pertumbuhan tinggi, menciptakan nilai melalui inovasi dan repositioning, serta membangun portofolio proyek yang berkelanjutan untuk jangka panjang,” tutur Iwan Sunito.

Baca Juga: MOJO Garap 8 Resort di Lombok, Kuta Mandalika Kian Diburu Investor

Menurut Iwan Sunito, kehadiran tim lintas generasi dan lintas negara ini mencerminkan visi One Global Capital dalam membangun jembatan antara Indonesia dan Australia melalui kolaborasi bisnis, pertukaran pengetahuan, serta hubungan jangka panjang yang berkelanjutan.

Pasalnya, perubahan lanskap ekonomi global saat ini telah menciptakan peluang baru bagi individu dan pelaku usaha yang siap berpikir melampaui batas-batas geografis tradisional.

“Di era yang semakin dinamis, banyak keluarga dan pelaku bisnis tidak hanya mencari pertumbuhan, tetapi juga stabilitas, konektivitas global, serta akses ke peluang internasional yang lebih luas. Australia menawarkan kombinasi yang menarik antara lingkungan bisnis yang stabile, kualitas hidup yang tinggi, dan akses ke jaringan global yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Iwan Sunito.

Melalui forum ini, para peserta akan memperoleh wawasan komprehensif mengenai perkembangan pasar Australia, tren ekonomi global, strategi diversifikasi aset secara internasional, peluang bisnis lintas negara, jalur residensi dan migrasi, pendidikan internasional, serta kesempatan untuk membangun jaringan dengan para pelaku bisnis, profesional, dan entrepreneur melalui berbagai sesi networking eksklusif.

“Acara ini diselenggarakan semata-mata untuk tujuan edukasi, informasi umum, dan networking. Peserta dianjurkan untuk memperoleh nasihat profesional independen sebelum mengambil keputusan investasi, keuangan, hukum, perpajakan, atau migrasi,” terang Iwan.

Load More