Suara Denpasar- Tetap santai meski kalah 2-1 atas Timnas Indonesia, Pelatih Timnas Kamboja Ryu Hirose berikan statement menohok.
Dirinya berpendapat bahwa para pemainnya sudah bermain santai.
Pada laga lanjutan grup A yang mempertemukan Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Gelora bung Karno Senayan Jakarta, Jum'at (24 Desember 2022) sore WIB, Indonesia berhasil menang atas Kamboja berkat gol dari Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.
Untuk gol dari Timnas Kamboja sendiri dicetak oleh Kriya Sareth lewat sundulannya yang berhasil menjebol gawang dari Nadeo Argawinata.
Alih-alih Kecewa, Pelatih Timnas Kamboja Ryu Hirose malah senang dengan performa para pemainnya dan mengatakan bahwa para pemainnya memiliki perkembangan yang bagus.
"Pertandingan yang susah tapi kami menunjukan perkembangan yang bagus secara tim, semoga kami mendapatkan hasil yang bagus pada laga selanjutnnya," ujar Hirose dalam sesi konferensi pers selepas laga.
Timnas Indonesia yang dikomandoi oleh Marc Klok cs. memperlihatkan dominasinya sepanjang laga dan terus menggempur gawang dari Kamboja.
Secara statistik, timnas Indonesia memiliki penguasaan bola sekitar 54% dibandingkan dengan timnas Kamboja yang hanya 46%.
Ryu Hirose menjelaskan bahwa dominasi penguasaan bola yang dimiliki oleh Timnas Indonesia membuat para pemainnya kesulitan untuk keluar dari tekanan.
Baca Juga: Penampilan Timnas Indonesia Lawan Kamboja Tidak Memukau, Shin Tae Yong Salahkan Kondisi Fisik
"Mereka lebih kuat dari kami, mereka juga memegang bola dengan baik itu cukup menyulitkan kami," tandasnya.
Berkat kemenangan tersebut, timnas Indonesia berada diperingkat ketiga klasemen grup A dengan tiga point. Sedangkan Kamboja harus turun diperingkat keempat berkat satu kemenangan dan satu kekalahan dengan tiga point.
Meski demikian, Kamboja masih menjaga peluang lolos ke babak semifinal. Mereka masih menyisakan dua laga lagi di ajang Piala AFF 2022.
Pada pertandingan selanjutnya timnas Kamboja akan melakoni laga kandang melawan Timnas Brunei Darussalam pada 29 Desember 2022.
Laga ini akan menjadi laga yang cukup krusial untuk timnas Kamboja, karena untuk menjaga asa lolos kebabak Semi Final Piala AFF 2022. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Penampilan Timnas Indonesia Lawan Kamboja Tidak Memukau, Shin Tae Yong Salahkan Kondisi Fisik
-
Profil Sareth Krya, Bek Kamboja yang Jebol Gawang Timnas Indonesia
-
Profil Mark Hartmann, Pemain Filipina yang Bertekad Bungkam Timnas Indonesia
-
Iwan Bule Beri Keterangan Terkait Posisi Sandy Walsh yang Tak Masuk Skuat Garuda di AFF 2022
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula