Suara Denpasar – Marko Arnautovic mengklaim bahwa Manchester United tidak punya cukup uang untuk mengontraknya dari West Ham United ketika ia diinginkan oleh pelatih saat itu Jose Mourinho.
Arnautovic adalah pemain yang banyak diminati selama masa produktifnya di West Ham United, dengan Man United mengawasi kemajuannya di Liga Premier.
Pelatih asal Portugal, yang pernah bekerja sama dengannya di Inter Milan, berharap untuk bersatu kembali dengan di Old Trafford selama masa tugasnya di klub.
Namun, Setan Merah gagal membujuknya pergi dari London, dengan Arnautovic bertahan sebelum akhirnya meninggalkan Inggris ke China.
Tentang transfernya yang gagal ke Man United, pemain berusia 33 tahun itu mengatakan bahwa kepindahan Paul Pogba ke Man United menjadi penyebab dia gagal pindah.
Berbicara kepada Gazzetta dello Sport melalui Voce Giallo Rossa, dia berkata: "Jose [Mourinho] menginginkan saya ketika saya berada di West Ham. Dia bertanya kepada saya berapa harga saya. Tapi kemudian United tidak punya cukup uang untuk mengontrak saya, karena mereka sudah membeli Pogba."
Agen Arnautovic, Tiziano Pasquali, juga berbicara tentang kegagalan transfer ke Man United, mengungkapkan bahwa kliennya yang menolak transfer tersebut.
"Ya, Juventus dan Manchester United telah maju," katanya. "Dari pihak Inggris kami telah menerima proposal tertulis, dan negosiasi terus berlanjut bahkan setelah beberapa pendapat yang bertentangan dari para penggemar mereka.
"Tapi pada akhirnya, Marko-lah yang memilih untuk tidak berlarut-larut dan bertahan di Bologna. Bagaimana menurut Anda dia sekarang berada di jalan yang buruk?"
Baca Juga: Gading Marten Cuma-cuma Beri Driver Ojol Ini Sepatu Kembaran Bintang NBA Stephen Curry
dikutip dari SPORT Bible, Arnautovic kembali ke Eropa setelah dua tahun di China saat ia menandatangani kontrak dengan tim Serie A Bologna tahun lalu.
Dia mencetak 15 gol di semua kompetisi musim lalu untuk tim Italia dan memiliki delapan gol atas namanya musim ini. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Masyarakat Diajak Pilih Logo Resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kutukan di Balik Dapur SPPG: Ketika Rakyat Miskin Nyaman Jadi Buruh Murah
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas