/
Minggu, 25 Desember 2022 | 13:14 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara I Gede Pasek Suardika (Kolase Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Keluarnya surat keputusan terkait Hari Arak Bali lewat ketusan No 929/03-I/HK/2022 tentang Hari Arak Bali yang ditetapkan pada tanggal 29 Januari yang ditandatangani oleh Gubernur Bali I Wayan Koster pada 23 Desember 2022. Mendapat respons dari banyak lapangan.

Salah satunya dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Gede Pasek Suardika.

"Ya, suka-suka Gubernur aja mumpung berkuasa dan bisa anggarkan uang dari APBD semua bisa dilakukan. Bila perlu ulang tahunnya juga dijadikan hari apa saja juga boleh," sentil dia. 

Mantan politisi partai Demokrat dan juga Hanura itu bahkan meminta Pak Yan Koster, sebutan bagi Gubernur Bali Wayan Koster untuk menambah hari peringatan khas Bali.

"Semoga setelah Hari Arak Bali ini akan ada juga Hari Babi Guling, Hari Pie Susu, Hari Jaje Gambir, Hari Ayam Betutu, Hari Brem Bali, Hari Penjor Bali, dan lainnya. Bagus juga kalau ada libur fakultatifnya. Oya, jangan lupa perlu juga Hari Berkabungnya SMAN Bali Mandara juga diperingati," tohok dia. ***

Load More