Suara Denpasar - Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar yang terdiri dari berbagai suku ras dan agama. Kondisi ini sangat memungkinkan setiap orang untuk memiliki keluarga diluar suku atau agama yang dianut.
Ada sebuah doktrin nasionalis yang jarang didengungkan mengatakan bahwa 'jika anda ingin bertoleransi secara radikal, maka menikahlah dengan orang yang berada diluar suku atau agammu, dengan begitu kamu akan memiliki keluarga yang menggambarkan miniatur Indonesia.
Doktrin tersebut dapat diidentifikasi melalui keluarga Presiden Joko Widodo. Orang nomor satu Indonesia itu memiliki keluarga Katolik baik di lingkungan sosial, lingkungan politik bahkan dari hubungan perkawinan anak pertama Jokowi yaitu Gibran Rakabuming.
Anak pertama Jokowi yaitu Gibran Rakabuming menikah dengan Selvi Ananda, anak bungsu dari pasangan Sri Partini dan Didit Supriyadi yang merupakan keluarga Katolik dari Surakarta.
Perbedaan yang ada telah menyatukan keluarga besar Gibran dan Selvi dalam keharmonisan yang indah. Hal ini membuat presiden Jokowi juga memiliki keluarga katolik dari sisi menantu pertamanya yaitu Selvi Ananda di mana kakak ibu dan ayah Selvi Ananda adalah Katolik.
Tak hanya itu, sebelum menjadi Presiden, saat Jokowi masih menjadi Walikota Solo didampingi seorang wakil yang juga beragama katolik bernama Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo yang kemudian menjadi Walikota Solo menggantikan Jokowi setelah terpilih menjadi Gubernur Jakarta pada tahun 2012 lalu.
Tidak heran jika Jokowi begitu dekat dengan umat Katolik Indonesia, dimana selalain memiliki sahabat karib sewaktu masih menjadi Walikota Solo, Jokowi juga memiliki seorang menantu yang juga berasal dari keluarga Katolik. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Jajal LRT ke Stasiun TMII, Jokowi: Sangat Cepat Sekali, Ada Bunyi Kecil di Belokan
-
Dilema NasDem Di Tengah Isu Reshuffle, Partai Koalisi Rasa Oposisi
-
Menghilang Hampir 2 Minggu dari Twitter, Kaesang Pangarep Dicari Warganet: Ini Orang ke Mana
-
Pengamat Mulai Cium Dalang Dibalik Isu Jokowi Tiga Periode
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara