Suara Denpasar – Ternyata Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika satu almameter dengan Yessy Anitoma, calon pengantin yang batal nikah karena kasus mahar sertifikat rumah. Hal itu diungkap Dedi Mulyadi, suami dari Anne Ratna.
Tentu saja, ada banyak perbedaan antara Anne Ratna Mustika dengan Yessy si ‘mahar sertifikat rumah’. Perbedaannya, dari segi umur selisih sangat jauh. Anne Ratna Mustika berusia 40 tahun, Yessy masih 24 tahun.
Dari segi asal, Yessy memiliki ayah dan ibu dari Kabupaten Indramayu, bahkan dia kelahiran Indramayu. Sedangkan Anne Ratna Mustika kelahiran Cianjur karena ayah dan ibunya asal Cianjur. Namun, keduanya tumbuh hingga dewasa di Kabupaten Purwakarta.
Jika Anne Ratna pernah menjadi Mojang Purwakarta saat muda, kemudian dinikahi Kang Dedi Mulyadi pada usia 21 tahun, Yessy di masa mudanya hampir menikah dengan Rian Dono, namun batal karena persoalan mahar sertifkat tanah dan rumah.
Soal pekerjaan dan jabatan, Anne Ratna Mustika adalah bupati Purwakarta sejak 2018. Bedanya dengan Yessy adalah pegawai honor di Kantor Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Purwakarta.
Namun, dari sekian banyak perbedaan, ternyata antara Anne Ratna Mustika dan Yessy punya persamaan. Selain sama-sama perempuan, keduanya memiliki almamater yang sama.
Baik Anne Ratna Mustika maupun Yessy ternyata kuliah di perguruan tinggi yang sama. Yakni tamat dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Wibawa Karta Raharja (STIE WIKARA)) di Purwakarta.
Ambu Anne Ratna Mustika merupakan tamatan STIE Wikara pada 2012, sedangkan Yessy baru tamat dari STIE Wikara pada Desember 2021 ini.
Hal itu terungkap saat Kang Dedi Mulyadi mengunjungi Yessy di rumahnya yang ditayangkan di Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel. Yessy dulu lulusan SMP di Cikampek, kemudian SMA di Bungursari pada 2016.
Setelah selesai SMA, dia bekerja di kantor desa. Kemudian melanjutkan pendidikan di STIE Wikara dengan jurusan S1 Manajemen.
Saat itu Yessy mengaku ijazah S-1 di STIE Wikara belum diambil karena belum ada biaya.
“Ijazahnya belum ketebus. Aduh nasib,” kata Dedi Mulyadi dalam tayangan di kanal Youtube-nya, 13 Desember 2022.
“Karena keburu adiknya masuk SMA butuh biaya lagi,” kata ibu Yessy. (*)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Sarankan Meski Sudah Ditinggal Istri, Harus Kawin Lagi
-
Sosok Ki Dasuki Kawin Cerai Sampai 16 Kali, Kang Dedi Mulyadi Terkejut Masih Hapal Nama-nama Istri
-
Kang Dedi Mulyadi kepada Putri Cantiknya Nyi Hyang Sukma, 'Kamu Dikurung Ya'
-
Efek Dino Kuning dan Kangen Ayah, Nyi Hyang Hujani Ciuman Pipi Kang Dedi
-
Masyaallah! Kang Dedi Mulyadi Dibanjiri Komentar Ini Gegara Main ke Rumah Iren yang Katolik
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan