Suara Denpasar - Striker timnas Inggris, Harry Kane tampil starter saat Tottenham menghadapi Brentford pada Laga Boxing Day, Senin (26/12/2022) malam WIB.
Pertandingan ini menjadi laga perdana Harry Kane setelah membela timnas Inggris di Piala Dunia 2022 Qatar.
Piala Dunia 2022 Qatar mungkin merupakan turnamen yang ingin Harry Kane lupakan secepatnya karena meninggalkan kenangan buruk.
Bagaimana tidak, empat tahun lalu, Kane menjadi pahlawan Inggris dan meraih sepatu emas, kini ia malah menjadi pesakitan.
Hal ini tidak lain karena kegagalan Kane mengeksekusi penalti saat Inggris kalah 1 - 2 dari Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar.
Jika saja penalti tersebut berhasil diselesaikan dengan baik oleh Kane, maka skor akan berakhir seri dan hasil laga mungkin saja masih bisa berbeda.
Kane yang biasanya menjadi pahlawan kini malah jadi pesakitan dan banyak di-bully fans The Three Lions.
Namun beban berat tersebut berhasil dilepas Kane melalui satu gol yang membuat Tottenham mampu bangkit dari ketertinggalan 0-2 atas Brentford di babak kedua.
Tottenham akhirnya berhasil mengimbangi Brentford dengan skor akhir 2-2 dan bisa saja memenangkan laga jika tandukan Kane pada menit ke-82 tidak mengenai tiang.
Baca Juga: Asisten Google Mengalahkan Bixby, Siri, dan Alexa dalam Tes Asisten Suara
Kane melanjutkan catatan impresifnya dengan selalu mencetak gol di laga Boxing Day yang ia mainkan yaitu total 10 gol dari tujuh laga, melewati pemegang rekor sebelumnya Robbie Fowler.
“Saya tidak pernah meragukan kualitas Harry, mentalitasnya, bagaimana dia menghadapi setiap pertandingan, setiap sesi latihan. Memang dia baru saja melalui situasi yang tidak biasa. Dia bermain bagus di Piala Dunia, namun gagal mengeksekusi penalti penting di babak perempat final,” tutur manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte kepada Sky Sports.
“Sepakbola memang terkadang seperti ini, Anda dapat dikomentari positif atau negatif. Namun jika memiliki mental kuat, pemain top dan pemain yang biasa main di level tertinggi, Harry sebagai pemain top sudah pasti dapat mengesampingkan komentar negatif tersebut,” imbuhnya.
“Hari ini ia bermain untuk Tottenham, bukan Inggris. Wajar jika fans lawan mencoba untuk mengganggunya, namun itu hanya karena dia adalah pemain Tottenham yang menghadapi Brentford, itu saja,” tutup Conte. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2: Jam Tangan Pintar Premium dengan Baterai 800 mAh, Harga Rp10 Jutaan
-
Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Waspada Kabut Asap, Padang Hujan Disertai Petir
-
5 Fakta Aturan Kuota Internet Dilarang Hangus, Operator Wajib Sediakan Refund
-
Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma
-
Pemulihan Bencana Butuh Rp78 Triliun, Nepal Siap Terima Bantuan Luar Negeri
-
Bisnis Properti Makin Ketat, Komponen Kecil Ini Jadi Penentu Kualitas Bangunan
-
5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa
-
Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat
-
ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta
-
Ulasan Film Rumah Singgah: Cerita Mengharukan tentang Kasih dan Pengorbanan