Suara Denpasar - Terungkap alasan Manchester United kehilangan Cody Gakpo pada saat Liverpool mendekati pemain superstar tersebut.
Dikutip dari SPORT Bible, Liverpool telah setuju untuk mendatangkan Gakpo dari PSV Eindhoven dengan nilai transfer £37 juta plus tambahan.
Gakpo yang tampil impresif di Piala Dunia bersama Belanda setelah mencetak tiga gol, akan melakukan perjalanan ke Inggris untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum menyelesaikan kepindahannya ke Liverpool.
Kepindahan Gakpo ke Liverpool terjadi setelah Man United menyatakan ketertarikannya dan dianggap sedang mempertimbangkan tawaran mereka sendiri untuk sang penyerang.
Tetapi BBC Sport mengklaim bahwa departemen kepanduan Man United 'tidak pernah yakin' tentang 'tingkat perkembangannya'.
Terlebih lagi, Daily Mail menyarankan bahwa mereka telah memulai pembicaraan tetapi masih menyelesaikan tawaran keuangan.
Setan Merah juga merasa harga Gakpo dinaikkan karena mereka menghargainya sekitar £30 juta.
The Glazers juga enggan berinvestasi besar-besaran dalam transfer karena mereka ingin menjual klub Old Trafford.
Liverpool kemudian menerkam dan memanfaatkan situasi tersebut, mencapai kesepakatan dengan klub Belanda tersebut.
Baca Juga: Harga Sembako Melonjak, Mak Ganjar Penuhi Kebutuhan Dapur Ribuan Emak-emak di Singkawang
Gakpo juga menarik minat dari Leeds United dan Southampton musim panas lalu, tetapi memilih untuk tetap di PSV menjelang Piala Dunia.
Musim ini, dia mengantongi 13 gol impresif di semua kompetisi, termasuk sembilan gol di Eredivisie.
Terlepas dari seputar kedatangan Gakpo dalam waktu dekat di Anfield, mantan pemain Liverpool Steve Nicol mempertanyakan kepindahan untuk pemain Belanda berbakat itu.
Ketika ditanya apakah Gakpo pindah ke Liverpool masuk akal, dia menjawab: "Saya tidak 100 persen yakin.
"Di mana dia bermain? Dia tidak bermain tinggi, dia tidak bermain di tengah. Dia ada di antara keduanya.
"Apakah itu cocok dengan cara bermain Liverpool? Saya tidak begitu yakin. Kecuali jika mereka melihat sesuatu dan dia akan bermain melebar dari tiga penyerang, atau mereka akan mendudukkannya dan dia akan pergi." melakukan semacam [peran] Jude Bellingham dengan masuk ke kotak penalti.
"Apakah dia akan melakukan semua kerja keras dan maju? Tapi bagiku, dia ada di antara keduanya." Tutur Nicol. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik
-
BRIvolution Reignite Perkuat Bisnis Inti dan Mesin Pertumbuhan Baru BRI
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI
-
Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat
-
BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?
-
Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026
-
BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park