/
Rabu, 28 Desember 2022 | 10:44 WIB
Warga di Papua sambil memperlihatkan se-ekor Babi warna putih (Facebook)

Suara Denpasar - Harga kebutuhan pokok di Papua memang terkenal mahal. Sebab, akses untuk ke sana juga terbilang sulit sehingga ongkos atau biaya pengangkutan sangat tinggi dan membuat harga-harga terkerek serta melambung tinggi.

Adapun daging yang terbilang mewah di Papua dan digemari masyarakat di sana adalah babi. Untuk seekor babi dengan berat rata-rata satu kuintal atau 100 kilogram.

Harganya berkisar Rp 30 juta sampai Rp 50 juta. Mahalnya harga babi di Papua terungkap dalam video yang dibagikan akun @cimot friend yang dilihat denpasar.suara.com, Rabu 28 Desember 2022.

"Berapa harga babi," tanya salah satu pembeli di pasar hewan yang ada di tanah lapang. "Rp 30 juta sampai Rp 35 juta," jawab si penjual.

"Kalau yang putih?" tanyanya lagi yang disahut dengan harga Rp 50 juta. Dalam video tersebut, juga tergambar harga babi memang lebih mahal di bandingkan sapi yang saat itu di jual hanya Rp 30 juta dengan ukuran yang lebih mahal.

Demikian, karena babi termasuk binatang mewah. Tidak setiap hari warga Papua memotong dan makan daging babi. Semuanya tentu disesuaikan dengan kebutuhan dan isi kantong.

"Memang harga kebutuhan pokok di Papua lebih tinggi di banding daerah lain di Indonesia. Untuk di Merauke sendiri harga bensin (pertalite) Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu per liter. Itu juga tidak ada barang," sahut akun Selo Selo. ***

Load More