Suara Denpasar - Media sosial bak pisau bermata dua. Ada sisi negatif dan positif yang selalu beriringan. Begitu juga dengan TikTok, di mana Indonesia menjadi pasar kedua terbesar di dunia dengan 92,1 juta pengguna pada 2022.
Untuk dampak negatif sendiri, TikTok juga menjadi sarana cyber bullying dan juga menghambat proses tumbuh kembang kemampuan bersosialisasi terhadap dunia sekitar.
Hal ini direspons Dion Devano. Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) merilis single Tokxic.
“Single ini tentang Darkside of Tiktok. Hal-hal negatif yang timbul dan muncul dengan adanya trend tiktok ini merupakan ide dari sutradara video klip saya, Erick EST.
Setelah itu, yang saya cermati di tiktok itu banyak yang nge-live sambil melakukan hal-hal aneh atau bizzare dengan tujuan untuk di-gift oleh penonton,” ucap pemuda kelahiran Denpasar, 22 Mei 2001 itu.
“Saya pernah nonton ada kakek-kakek sama nenek-nenek disuruh live di Tiktok sambil bilang makasi-makasi ke penonton yang memberikan gift dan mohon maaf kakek ini kondisinya ya tidak sempurnalah atau normal karena memiliki penyakit kronis.
Nah hal tersebut dimanfaatkan dan diperalat oleh sang anak pemilik akun tersebut untuk dapetin duit dan duitnya dipake buat beli motor.
Pada intinya sih ya hal-hal yang saya kurang setuju dan tidak manusiawilah yang dipertontonkan di-live-nya sehingga membuat saya tergerak untuk membuat single ini.
Juga ada beberapa hal di lagu ini juga membahas soal perseteruan dukun-dukun dan pesulap merah yang sempet viral sih di Tiktok,” tandas pemuda jebolan SMA Negeri 2 Kuta itu.
Menariknya, lirik Tokxic merupakan karya orisinil Dion Devano. Lirik karya putra pengusaha advertising I Gede Agus Weda “Jagir” Wiguna ini selanjutnya diaransemen oleh Octav Sicilia.
“Yang bikin lirik Tokxic dari saya sendiri dan untuk yang mengaransemen lagu dan juga memproduksi beat itu Om Oktav Sicilia,” ujarnya.
Tentang harapan terkait dirilisnya Tokxic di Jeger House, Jalan Tukad Balian, Gang Jeger No.7, Renon, Denpasar Selatan, Jumat, 30 Desember 2022, Dion Devano mengaku ingin menjadi lebih baik dalam bermusik.
“Semoga bisa memperkenalkan budaya musik khas indonesia di kancah internasional. Harapan lainnya bisa membanggakan orang tua dan orang-orang terdekat lewat bermusik,” ungkap pendatang baru di blantika musik Pulau Dewata ini dalam jumpa pers di Kubu Kopi, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Kamis, 29 Desember 2022 pagi di temani artis lainnya yakni Benny Sugiharto, Dek Wik GOLDVOICE, DJ Anjas, dan lain-lain. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health
-
Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Rayakan Ulang Tahun ke-50, Franchise Gundam Wing Siapkan Proyek Visual Baru
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi