Suara Denpasar - Teka-teki yang diduga menjadi motif pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Joshua yang dilakukan atas perintah Irjen Ferdy Sambo malah terkuat di luar persidangan.
Diduga, kasus pembunuhan ini terkait dana triliunan yang ada di rekening BNI almarhum.
Dugaan itu menyusul adanya surat yang dikeluarkan BNI Kantor Cabang Cibinong kepada pihak keluarga Brigadir Joshua terkait penghentian transaksi atas permintaan PPATK terkait rekening BNI Brigadir J.
Dalam video YouTube yang dilihat denpasar.suara.com, Kamis 29 Desember 2022. Irma Hutabarat di dampingi Ketua LMR RI, Glenn Tumbelaka.
Glenn Tumbelaka membacakan surat dari BNI kepada keluarga almarhum. Di mana tertulis, penghentian sementara transaksi itu terhadap transaksi pengguna jasa atas nama Nofriansyah Yosua, tempat tanggal lahir Jambi 20 November 1996.
Pekerjaan Polri, alamat Sukamakmur RT 002 Kelurahan Sukamakmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.
Dengan nomor rekening 1296249462. Nilai nominal adalah Rp 99.999.999.999.999. Atau hanya kurang dari Rp 1 akan menjadi Rp 100 triliun.
Menariknya juga terungkap soal nama saksi Anita Amalia Dwi Agustin yang dalam persidangan mengaku sebagai Customer Service, namun dalam surat ke keluarga Brigadir J selaku Asisten PNC.
"Rp 100 triliun minus satu rupiah. Ini nilai nominal di rekening ini. Ini kan berdasarkan dari surat PPATK pasti. Dan, kalau ini juga dilakukan penghentian sementara, berarti angkanya bener," ungkap Glenn Tumbelaka.
Nominal uang yang sangat besar itu tentu membuat Irma Hutabarat terkejut. Pihaknya juga berharap kasus ini kembali dibuka dengan seterang-terangnya.
Baca Juga: Ramai Rekening Brigadir J Rp 100 Triliun, PPATK Sebut Angka Ratusan Juta Rupiah
"100 triliun itu ada? Real?" tanya Irma Hutabarat terkejut. "Real!," sahut Glenn Tumbelaka. Duit yang hampir Rp 100 triliun itu tercatat dalam transaksi debet. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian
-
Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim
-
Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi
-
Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran