Suara Denpasar - Tiga pemain Timnas Indonesia menjadi sasaran komentar warganet di akun media sosialnya masing-masing.
Ketiganya mendapat komentar negatif setelah tampil kurang meyakinkan bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022.
Egy Maulana Vikri menjadi sasaran setelah gagal mengeksekusi peluang emas saat Indonesia menang 2-1 melawan Kamboja.
Sementara Witan Sulaeman, jadi sasaran berikutnya karena gagal mencetak gol saat Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Thailand.
Adapun Pratama Arhan dinilai tampil kurang maksimal selama Piala AFF 2022 kali ini.
Para komentar warganet ini mendapat sorotan komika dan Youtuber, Ahmad Kemal Pahlevi.
Dia menilai warganet Indonesia jahat dengan komentar mereka di media sosial para pemain.
"Gila ya, orang yang marah sama Witan Egy Arhan Saddil jahat-jahat banget komen-komennya.. Saya, boro-boro mau komen, baca komennya aja langsung trauma," tulisnya dikutip Suara Denpasar, Jumat (30/12/2022).
Dilihat Suara Denpasar, instagram Witan Sulaeman dibanjiri komentar dalam unggahan terbarunya.
Baca Juga: Lawan Gugatan Ferdy Sambo di PTUN, Kejagung Siapkan Pengacara Negara untuk Jokowi
Sejumlah warganet menyayangkan mengapa Witan gagal menceploskan bola ke gawang yang sedang kosong.
Meski demikian, banyak lainnya yang mengingatkan agar tak menghujat sang pemain.
"Langsung dihujat gak tuuu. Bukannya kasi semangat malah dihujat ... norak luu padaaa," ungkap seorang warganet dengan nama Sahawisnu.
Sekedar diketahui, Indonesia telah menjalani tiga pertandingan di Grup A Piala AFF 2022. Dari tiga laga itu, Timnas merapu 7 poin dari hasil dua kali menang dan sekali imbang.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta