Suara Denpasar - Istilah hari badak sedunia bagi para pemain Mobile Legends bukan sesuatu hal yang aneh.
Istilah hari badak sedunia atau hari badak Nasional merupakan istilah yang akan muncul ketika reset season di Mobile Legends berlangsung.
Tentunya banyak para Newbie atau pemula yang belum tahu makna dari hari badak sedunia di Mobile Legends.
Kali ini tim Suara Denpasar akan membahas mengenai istilah hari badak sedunia di Mobile Legends, jadi simak artikel ini baik-baik.
Arti istilah “Hari Badak Nasional atau Sedunia” di Mobile Legends ini merupakan hal yang menandakan hari pertama diadakannya reset season untuk Tier Rank di Mobile Legends.
Kenapa disebut hari badak? Karena setinggi apapun Rank yang kamu capai di Season sebelumnya, ketika reset Season datang kamu akan turun ke rank Epic yang memiliki logo Badak.
Oleh karena itulah kenapa para pemain Mobile Legends tidak asing dengan istilah hari badak Sedunia tersebut, karena setiap reset season akan turun menuju Epic atau badak.
Jika kamu memiliki rank yang tinggi seperti Myhtic ataupun Myhtical Glory, maka ketika reset kalian akan turun ke Epic yang berlogo Badak berwarna hijau.
Hal itulah yang menyebabkan banyak para player menjuluki sebagai hari badak sedunia atau hari badak Nasional.
Baca Juga: Diduga Karena Percikan Alat Las, Kebakaran Hebat Melanda Pabrik BH di Bantul
Jadi, kamu jangan sampai bingung lagi dengan istilah tersebut ketika ada teman, caster Mobile Legends, ataupun streamer yang mengatakan istilah itu, jangan sampai kamu salah paham dan langsung memilih pergi ke kebun Binatang. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?