Suara Denpasar - Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong menegaskan bahwa tim asuhannya tidak memandang bulu mengenai siapapun lawan yang dihadapi di babak semifinal Piala AFF 2022.
Andai berhasil melaju ke babak empat besar dari Grup A, juru taktik asal Korea Selatan itu mengatakan bahwa timnya tidak ingin menghindari tim terbaik sekalipun dari Grup B.
“Kami tidak mau menghindari tim terbaik yang menjadi lawan Indonesia,” ujar Shin Tae-yong saat jumpa pers jelang laga menghadapi Filipina di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Minggu (1/1) dilansir melalui Antara.
Di Grup B sendiri tersisa tiga tim yang masih memiliki peluang besar untuk berebut tempat di babak semifinal. Mereka adalah Vietnam, Singapura, dan Malaysia.
Mereka adalah Vietnam yang saat ini berstatus pemuncak klasemen dengan 7 poin dan selisih gol +9, diikuti Singapura di peringkat kedua dengan 7 poin dan selisih gol +3 dan Malaysia di peringkat ketiga dengan 6 poin dan selisih gol +3.
“Saya sama sekali tidak peduli mau berjumpa dengan Vietnam, Singapura atau Malaysia. Itu karena kami memang pasti akan bersua dengan tim kuat kalau lolos ke semifinal maupun final,” ucap Shin Tae-yong lagi.
Timnas Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang melawan Filipina di pertandingan terakhir Grup A untuk memastikan satu tempat di babak semifinal Piala AFF 2022.
Namun apabila ingin menjadi juara grup, anak asuh Shin Tae-yong harus bisa menang dengan selisih gol melebihi milik Thailand yang di pertandingan lainnya akan menghadapi Kamboja di hari yang sama.
Indonesia saat ini berada di peringkat kedua Grup A dengan raihan 7 poin dari tiga laga dan memiliki selisih gol +8.
Sementara sang pemuncak klasemen, Thailand juga memiliki raihan poin yang sama hanya saja mereka lebih unggul dalam hal selisih gol (+9).
Selain Indonesia dan Thailand, di peringkat ketiga juga ada Kamboja yang masih memiliki peluang lolos ke babak semifinal dengan raihan 6 poin dari tiga laga dan memiliki selisih gol +4. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Spaso Ungkap Keuntungan Filipina yang Bisa Sulitkan Timnas Indonesia
-
Piala AFF 2022: 3 Mesin Gol Timnas Indonesia Siap Bobol Filipina Hari Ini
-
Jelang Indonesia vs Filipina Piala AFF 2022, Ricky Kambuaya: Jumlah Gol, Penting
-
Mega Transfer Persib Bandung, Pemain Paling Penting Shin Tae yong Datang? Top Skor Piala AFF U-18, Bukan Wajah Baru
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026