Suara Denpasar – Legenda Liverpool Jamie Carragher memberikan komentarnya soal Cristiano Ronaldo yang memutuskan hengkang ke Arab Saudi untuk bergabung bersama Al Nassr.
Carragher bersama koleganya di Sky Sports Gary Neville memang sering kali melontarkan kritikan kepada eks pemain Manchester United tersebut terutama pasca interview kontroversialnya dengan Piers Morgan.
Ronaldo pun tak menghiraukan kedua eks bek tim nasional Inggris tersebut sebelum akhirnya hengkang dari Old Trafford dan bergabung dengan Al Nassr.
Memberikan tanggapannya soal kepindahan kapten timnas Portugal itu ke Arab Saudi, Carragher mengatakan bahwa hal tersebut merupakan akhir yang menyedihkan bagi Ronaldo.
Hal tersebut ditambah dengan sang rival Lionel Messi yang sukses meraih supremasi tertinggi di kancah sepak bola dunia yaitu Piala Dunia 2022.
“Dalam beberapa hal, ini adalah akhir yang menyedihkan baginya,” ucap Carragher pada Sky Sports.
Mantan kapten Liverpool itu menyayangkan langkah Ronaldo melakukan interview dengan Piers Morgan yang menurutnya bukan merupakan cara terbaik untuk mengakhiri karir.
“Anda memiliki dua pemain terbaik dunia pada Messi dan Ronaldo, dan Ronaldo mengakhiri karirnya setelah interview dengan Piers Morgan dan Messi meraih gelar juara dunia. Bukan cara terbaik untuk mengakhiri karir,” ujar pundit Sky Sports itu.
Sementara itu Gary Neville pun memberikan komentarnya soal kepindahan mantan rekan satu timnya di United tersebut.
Baca Juga: Varian Rasa dari Oreo Edisi BLACKPINK!
“Hal ini mengungkapkan beberapa hal. Pertama, Arab Saudi sangat serius membangun sepak bola. Mereka menginvestasikan 350 juta pound hanya untuk seorang pemain. Mereka sedang mencoba memperkuat Liga mereka.
“Namun bagi Cristiano Ronaldo, saya rasa dia ingin bertahan setidaknya hingga akhir musim di salah satu liga besar Eropa untuk bermain di Liga Champions dan mencetak banyak gol,” ucap Neville.
Namun Neville menilai bahwa tidak ada satu klub pun yang menginginkannya dan satu-satunya opsi adalah hengkang ke Arab Saudi.
“Mungkin klub yang dia inginkan di Eropa tidak mendekatinya dan ini adalah satu-satunya opsi yang dia ambil.
Neville pun sedikit merasa sedih tidak akan lagi melihat CR7 bermain di level tertinggi.
“Ada sedikit kesedihan dimana kita mungkin akan melihat Ronaldo bermain di level tertinggi untuk terakhir kalinya,” tutup eks pelatih Valencia itu. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca