Suara Denpasar- Selamatkan Karirnya, Yusuf Meilana pemain Persik Kediri pindah ke Persib Bandung? Netizen: "Welcome to Kota Kembang Kang Ucup".
Memang aneh ulah Netizen Indonesia saat ini, Yusuf Meilana pemain Persik Kediri dikomentari dalam postingan Instagramnya @yusufmfb_7 untuk Pindah ke Persib Bandung untuk menyelamatkan karirnya.
Maksud dari selamatkan karirnya tersebut adalah, Persik Kediri merupakan tim yang saat ini berada dalam zona degradasi dan tentunya hal itu tidak baik untuk perkembangan pemain bernomor punggung 7 tersebut.
Selain itu banyak isu yang berhembus soal kepergian Yusuf Meilana dari Persik Kediri ke Persib Bandung, salah satunya akun Instagram @expersib.
@expersib menyebutkan dalam postingannya tersebut, bahwa Yusuf Meilana saat ini dirumorkan bakal pindah ke Persib Bandung.
"Rumor Transfer Yusuf Meilana to Persib Bandung, This?" Tulis akun @expersib tersebut.
Postingan tersebut mendapatkan banyak komentar Netizen khususnya para Bobotoh yang mengharapkan kehadiran dari bek muda 23 tahun tersebut.
Seperti yang dituliskan @ibnuwardhana yang bertanya kepada Yusuf Meilana apakah dirinya tahu jalan menuju Bandung.
"Tau jalan menuju Bandung kan mas Yusuf?" Tulis akun @ibnuwardhana tersebut.
Baca Juga: Selain Al Jabbar, Ini 3 Masjid Rancangan Ridwan Kamil yang Tak Kalah Ikonik
Ada salah satu netizen yang juga memberikan komentar, sekaligus saran untuk Yusuf. Dia menuliskan bahwa klub Yusuf saat ini belum sehat, dan mengharapkan Yusuf Meilana untuk pindah menuju klub yang lain karena potensi Yusuf masih besar untuk berkembang.
"Selagi klub ini belum sehat (Persik Kediri), carilah angin segar daripada performamu turun, Eman iseh enom (sayang masih muda) masa depan lebih penting," tulis akun @cloudish.
Tentunya banyak spekulasi untuk menentukan Yusuf Meilana pergi dari Persik Kediri, misalnya terjadi hal yang tidak diinginkan seperti Klub tersebut harus terdegradasi.
Selain itu, kebersamaan Persik Kediri dengan Yusuf Meilana juga sudah lama sejak tahun 2017, tentunya manajemen Persik Kediri mau melepas pemainnya tersebut untuk berkembang. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Welcome Back! Mantan Gelandang Persib Bandung Kembali ke Liga 1, Dibidik Bhayangkara FC?
-
Eks Persib Bandung Cancel, Sosok Singapura Merapat ke Persikabo, Asing PSIS Semarang Fix Menuju Klub Sultan?
-
Sanksi Michael Krmencik Tak Berlaku di Laga Persib vs Persija, Ini Alasannya
-
Henhen Herdiana Antusias Sambut Latihan Perdana Persib Bandung
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga