Suara Denpasar- Gercep! PSIS Semarang Langkahi Persib, Teddy Tjahjono Akui Alami Kesulitan, Bobotoh: Sangat Disayangkan.
PSIS Semarang menjadi salah satu klub Liga 1 yang melakukan pergerakan dengan cepat untuk menggaet pemain incaran dalam mengarungi kompetisi putaran kedua.
Bahkan, langkah yang dilakukan PSIS Semarang jauh lebih cepat dibandingkan Persib Bandung yang kini berhasil merangsek ke papan atas klasemen sementara sejak diasuh Luis Milla.
Tercatat, PSIS Semarang telah meresmikan tiga pemain baru yakni Adi Satryo, Lutfi Kamal dan Meru Kemura ( pinjaman dari RANS Nusantara ).
PSIS Semarang juga telah melepas dua pemainnya yakni Rio Saputro dan Frendi Saputra.
Sementara Bos Persib Bandung Teddy Tjahjono mengaku mengalami kesulitan untuk mendatangkan pemain berkualitas di pertengahan musim.
Pasalnya, kebanyakan pemain yang berkualitas dan mendapatkan menit bermain di klubnya masih terikat kontrak.
“Yang perlu kita semua sadari, di bursa transfer pertengahan musim itu, untuk memburu pemain incaran apalagi yang mempunyai kualitas dan memang mendapatkan menit bermain di klub asalnya dan kemudian sudah pasti kebanyakan dari mereka pasti terikat kontrak dengan klub asalnya,” katanya dilansir melalui YouTube Persib.
“Menurut kita sih suatu pekerjaan yang tidak mudah, cukup sulit untuk mendapatkan pemain lokal berkualitas di pertengahan musim,” lanjutnya.
Baca Juga: Digadang Jadi Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Muhaimin Iskandar: Kita Tunggu Saja
Meski demikian, pihaknya tentu tidak akan menyerah, manajemen akan berusaha untuk mendatangkan pemain bidikannya.
“Mau bagaimanapun kita tetap berusaha karena masih ada waktu satu bulan untuk proses pendaftaran di bursa transfer paruh kedua. Kita tetap berusaha mudah-mudahan diberikan jalan untuk mendatangkan pemain yang sudah kita bidik untuk putaran kedua 2023,” lanjutnya lagi.
Atas hal tersebut, Bobotoh pun sangat menyayangkan langkah Persib Bandung, pasalnya, kompetisi putaran kedua akan segera dimulai pada 14 Januari 2023 nanti.
Selain itu beberapa klub lainnya pun telah mendatangkan pemain incaran untuk putaran kedua, salah satunya PSIS Semarang.
“Sangat disayangkan sudah punya pelatih bagus kelas Eropa tapi kalo keinginannya ga sampai terpenuhi manajemen,” tulis @davidsatrio13 di kolom komentar unggahan @sagala_persib mengenai statement Teddy Tjahjono tersebut.
“Tebus dong, ngarepin free mah ya susah atuh. Toh emang Milla lagi butuh banget pemainnya,” lanjut @okir.rr.“Perbanyak kode, deal urusan belakangan, itu mah Persib,” tulis @aluc.ard2573.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan