Suara Denpasar - Sebagai kampus pariwisata. Tentu, Politeknik Internasional Bali (PIB) terus meningkatkan fasilitas berikut sarana penunjang.
Kali ini Politeknik Internasional Bali bekerjasama dengan British Council EnglishScore Indonesia untuk menyediakan pusat test Bahasa Inggris di Bali melalui Approved Partner Program.
EnglishScore adalah tes dan sertifikat bahasa Inggris untuk employment yang diakui secara global dari British Council, dan memiliki lebih dari 6 juta pengguna di 150 negara.
Ujian dan sertifikat British Council EnglishScore digunakan oleh mahasiswa yang akan lulus di lebih dari 78 pendidikan tinggi, universitas, polteknik dan sekolah tinggi terkemuka di Indonesia termasuk Politeknik Internasional Bali.
Dengan adanya kerjasama ini, kampus pariwisata di Bali yang terletak di Jalan Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, itu bisa mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Di mana, saat ini Politeknik Internasional Bali memiliki empat jurusan. Yakni, D4 Manajemen Perhotelan, D4 Pengelolaan Konvensi dan Peristiwa, D3 Seni Kuliner, dan 1 jurusan baru yaitu D4 Bisnis Digital.
Untuk diketahui, Approved Partner Program merupakan sebuah program eksklusif yang memberikan wewenang bagi sebuah Perguruan Tinggi untuk menerbitkan sertifikat British Council kepada mahasiswa mereka dan miningkatkan peluang kerja.
Perguruan Tinggi yang berpartisipasi pada program ini merupakan hasil seleksi dari British Council English Score dimana PIB menjadi salah satu dari dua puluh Perguruan Tinggi yang terpilih untuk dapat menjalankan program tersebut.
Melalui program ini, PIB dapat memberikan layanan akses terhadapt tes bahasa Inggris daring terbaru dari British Council, yang memanfaatkan kekuatan dan potensi AI (Artificial Intellegence) untuk memberikan penilaian secara maksimal di PIB.
Tes EnglishScore menggunakan teknologi adaptive test sehingga peserta tes hanya akan mendapatkan soal sesuai kemampuan mereka.
Peserta tes juga tidak akan mendapatkan soal yang sama, karena kami memiliki jutaan kombinasi tes. Dengan lebih dari 5 juta pengguna di 150 negara, teknologi AI EnglishScore memiliki akses ke sejumlah besar data, mulai dari bentuk aksen, penggunaan kata, konteks sosial, dan nuansa yang berbeda. Hal ini memungkinkan teknologi pengujian untuk benar-benar belajar dan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, terutama saat mereka terlibat dengan kumpulan data yang besar. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup
-
Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo
-
5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah