Suara Denpasar – Netizen sempat bertanya-tanya mengapa Ferry Irawan berhari-hari tidak ganti baju. Beberapa hari diperiksa Polda Jatim sejak Senin (9/1/2023), dia mengenakan baju koko warna merah hati. Banyak netizen menduga agar Ferry Irawan terlihat alim.
Kemudian pada hari berikutnya, dia masih terlihat mengenakan baju yang sama. Yakni baju koko merah hati dengan motif putih di dada.
Akhirnya hal itu dibongkar sahabatnya, Elma Theana. Artis kawakan ini mengungkapkan mengapa Ferry Irawan berhari-hari masih pakai baju koko itu.
Dia sempat menanyakan ke Ferry Irawan langsung melalui telepon.
“Nggak ada ketemu-ketemu. Kita komunikasi aja,” kata Elma Theana dikutip dari kanal Youtube Waswas, Jumat (13/1/2023).
Dalam komunikasi ini Elma Theana menyatakan menanyakan kenapa Ferry Irawan tidak ganti baju. Ternyata, alasannya bukan agar Ferry Irawan terlihat alim dengan baju koko.
“Kemarin itu aku tanya sampai kok lu nggak ganti-ganti baju sih,” kata Elma Theana.
Ternyata, kata Elma Theana, Ferry Irawan saat di Surabaya tidak memiliki pakaian lagi.
“Bajunya memang cuma satu. Cuma ada satu,” terangnya.
Baca Juga: Elma Theana Ungkap Ferry Irawan Stress Usai KDRT Venna Melinda
Sedangkan bajunya yang lain di hotel juga tidak bisa diambil.
“Hotel juga nggak bisa gitu kan sampai akhirnya pulang Jakarta udah satu baju itu aja gitu terus,” terangnya.
Kini, Ferry Irawan sudah berada di Jakarta. Saat ini, kata Elma Theana kondisi Ferry Irawan masih stress.
Ferry ingin menenangkan diri.
“Tapi dia agak kurang sehat. Mungkin stress, ya. Mungkin karena dia kan memang enggak boleh terlalu stress kan gitu, kalau stress dia pasti kena lambungnya, kena kepalanya gitu,” jelas Elma Theana.
Sebagaimana diketahui, Venna Melinda melaporkan Ferry Irawan ke Polres Kediri Kota Minggu (8/1/2023) karena kasus KDRT.
Berita Terkait
-
4 Fakta Pengakuan Venna Melinda yang Mengejutkan Setelah Alami KDRT oleh Suaminya Ferry Irawan Hingga Berdarah-Darah
-
Breaking News, Ferry Irawan Resmi Jadi Tersangka KDRT Venna Melinda, Segini Ancaman Hukuman Penjaranya
-
Ferry Irawan Resmi Jadi Tersangka, Tangis Haru Verrel Bramasta, Polisi Temukan Barang Pemukulan Venna Melinda di Hotel, Cek Faktanya
-
Tolak Kasih Jatah Jadi Alasan Ferry Irawan Hajar Habis-habisan Venna Melinda, Netizen: Harusnya Sama Ibunya Norma Biar Imbang
-
Usai Alami KDRT, Venna Melinda Akan Gugat Cerai Ferry Irawan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan