Suara Denpasar - Pernah membuat konten saling sindir dengan Ketum PSSI Mochamad Iriawan, kali ini komika Bintang Emon kembali membuat konten humor yang ramai dibicarakan netizen.
Yang menarik, beberapa orang menganggap video ini adalah bentuk sentilan atau sindiran untuk Exco PSSI yang saat ini dikritik habis-habisan oleh para pencinta sepak bola tanah air karena keputusan mereka setelah rapat Exco pada Kamis (12/1/2023).
Beberapa keputusan yang kontoversi tersebut, di antaranya yakni berhentinya Liga 2 dan Liga 3, serta perwakilan Indonesia untuk AFC yang hanya dari pemilik gelar juara Liga 1.
Bintang Emon, melalui akun instagramnya @bintangemon, mengunggah sebuah video yang membahas bentuk cobaan Tuhan yang bermacam-macam, salah satunya teman yang super duper lelet.
"Bentuk cobaan dari Tuhan bermacam-macam. Punya temen super duper lelet nan lambat yang menghambat ke-satset-an kita adalah salah satunya," tulis Bintang Emon dalam postingan tersebut.
Ia pun menyertakan sebuah video yang membahas mengenai teman yang dianggap lelet tersebut.
"Cobaan hidup orang beda-beda ada yang motornya ilang, ada yang punya temen super duper lelet, lama lambat. di tiap sirkel hidup kita, ada tuh kaum-kaum slowmo kaya gini," kata Bintang Emon mengawali videonya.
"Yang mandinya lama beres mandi lebih 2 jam Kita tungguin pas dia keluar dia sama tampilannya nggak ada yang spesial," lanjutnya.
Ia pun juga mengibaratkan sosok lelet tersebut jika ada di masa proklamasi Indonesia.
Baca Juga: 7 Website Jual Beli Organ Tubuh Manusia Diblokir
"Indonesia kalau proklamasi nunggu dia siap, 2018 kita baru merdeka," katanya.
Tak lupa, Bintang Emon turut memberi saran pada orang yang dianggapnya lelet tersebut.
"Orang juga kalau ditungguin ya, gerakannya yang cepet gitu. Ini mah pelan, anggun, slayy, kaya sinden lu," ungkapnya memberi saran.
"Orang-orang di situ nunggu, bukan nobar. Nungguuu. Jalan lenggak-lenggok," kata Bintang Emon masih melanjutkan.
Di akhir videonya, Bintang Emon memberikan pepatah dan semacam kalimat tantangan kepada sosok tersebut.
"Biar kata ada pepatah, biar lambat asal selamat. Kita lihat sekali lagi lu lambat, apakah lu bakal selamat?" tantang Bintang Emon di akhir videonya.
Berita Terkait
-
Deretan Pemain Persija yang Diboyong Teco ke Bali United, Teranyar Ryuji Utomo
-
Bali United Tak Bermarkas di Pulau Dewata, Teco Pastikan Timnya Tetap Siap Tempur
-
Osvaldo Haay Ingin Segera Bela Persija Setelah Absen di Putaran Pertama
-
Tak Mau Sia-sia, Klub Putra Siregar FC Bekasi City Akan Terus Berusaha Agar Liga 2 Tetap Jalan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan