Suara Denpasar - Betrand Peto secara resmi diangkat sebagai anak asuh oleh Ruben Onsu dan Sarwendah pada 2019 lalu.
Selama itu pula kedekatan serta perhatian Betrand Peto ke Sarwendah terus mendapatkan sorotan dari publik.
Bahkan, di media sosial, baik YouTube maupun TikTok, banyak muncul potongan-potongan video yang memperlihatkan keakraban Betrand Peto dan istri Ruben Onsu itu.
Dalam suatu kesempatan, ketika tengah berbincang bersama Andika Pratama dan Ussy Sulistiawaty, Ruben Onsu dan Sarwendah mengungkapkan bagaimana dengan pola asuh yang diterapkan kepada Betrand Peto.
Lantaran Onyo panggilan akrab Betrand diasuh ketika usai 14 tahun, tentu ada adaptasi yang ekstra di keluarga Ruben.
Diungkap Sarwendah bahwa ada banyak perilaku yang tidak biasa atau kurang berkenan yang dianggap wajar oleh Onyo.
Sarwendah bercerita ketika itu dirinya sedang syuting sebuah program bersama Tyas Ariestya. Di saat itu Betrand Peto memanggil Tyas dengan panggilan yang tidak biasa.
"Aku lagi syuting sama Tya Ariestya ya. Nah, ini ceritanya tiga meja ni, satu, dua, tiga gini ya. Terus aku di meja sini, Kak Tya di meja sini. Tengah itu kayak kita itu lagi ada meja asisten itu disini. Terus aku lagi jalan lah melipir ke sini, lagi ngobrol, maksudnya mau take vt lagi gitu, terus dia (Betrand-red) disini, terus dia manggil, oy oy. Dia manggil siapa? Aku diem dulu. Manggil siapa", kata Sarwendah dikutip denpasar.suara.com dari kanal YouTube Usay Andika Official pada Sabtu, 14 Januari 2023.
Ternyata Betrand bukan memanggil Wendah, panggilan akrab Sarwendah. Melainkan memanggil Tyas Ariestya.
"Aku langsung nengok dong karena dia suaranya keras gitu. Mau makan enggak?”, lanjut mantan personel girl band Cherrybelle itu.
"Terus ternyata dia manggil Kak Tya dong. Oh My God gue langsung gini dari jalan langsung balik lagi. Aku langsung minta maaf dulu sama Tya. Tya maaf ya. Maafin aku ya. Maafin anak aku." tutup Sarwendah.
Sarwendah mengatakan bahwa sebenarnya maksud anak asuhnya bersama Ruben Onsu, Betrand Peto itu baik, yaitu menawarkan makanan ke Tyas Ariestya, namun pada waktu itu belum bisa menempatkan diri.
Ruben Onsu dan Sarwendah pun mengungkapkan bahwa Betrand Peto telah dianggap dan diperlakukan seperti anak kandungannya sendiri.***
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Usir dan Betrand Peto Dipulangkan ke NTT Karena Dinilai Berlebihan ke Sarwendah, Inilah Faktanya
-
Betrand Peto Dipulangkan ke NTT oleh Ruben Onsu Usai Kepergok Lakukan Hal Begini, Ini Dia Fakta Sebenarnya
-
Heboh Tangan Betrand Peto di Dada Sarwendah Jadi Sorotan, Netizen: Sentuhannya Bukan Seperti Anak ke Ibu
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung