Suara Denpasar – PSIS Semarang patut bersyukur didukung oleh fans fanatik, seperti Panser Biru dan Snex.
Bahkan organisasi suporter PSIS Semarang itu tergolong solid di tangan duet kepemimpinan Galih Eko Putranto alias Galih Ndog dan Kepareng Wareng sebagai ketua dan wakil ketua Panser Biru.
Bahkan kini, organisasi PSIS Semarang fans itu memiliki rencana bersama untuk berinvestasi melalui Bus.
Rencana itu pun diunggah di akun instagram pribadinya dan mendapat dukungan dari para pengikutnya.
“Diamini luuur mugo2 tahun ngarep panser biru ISO tuku bus Dewe ko ngene,” kata @kepareng_wareng dengan menampilkan Bus dengan kisaran harga Rp550 juta.
Untuk mewujudkan impian memiliki bus, netizen berikan dukungan agar kepareng wareng membuka donasi dan juga urunan dari para anggota Panser Biru.
“Kene yo siap Yoh urunan 100 ewunan gawe tuku bus kali 6000 orang lebih wes oleh bis apik ne gon kerjo ku pak,” kata @davidp8062
“Njenngan buka wadah donasi tuku bis ki lho pak aku siap urunan kok akeh turahe iki masalahe wes harga diri club. Yoh gaske,” kata @diendranisa.
Selain keinginan untuk memiliki bus, Kepareng wareng juga mengunggah screenshot komentar netizen yang menyebut dirinya menerima bayar dari CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Mahasiswa Teknik Unhas Tewas Dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya
Dalam unggan itu, Kepareng Wareng membantah jika dirinya menerima bayar dari Bos PSIS Semarang. Bahkan pihaknya berharap diberikan informasi jika ada lowongan suporter bayaran.
Bahkan dalam captin Kepareng menyebut, jika dirinya justru keluar uang untuk mendukung PSIS Semarang
“Ndukung PSIS ora dibayar malah mbayar larang buktine tiket ae di undakke suporter,nggo suporter seng ora percoyo wis buktikno Yen aku bayaran Seko Ys tak kei nmax ku,
Opo Yen koe bayaran gelem ngajak aku mending aku Melu koe ae soale ndukung Ys rak Ono duete jik mbok arani bayaran penjilat dll.
Iki serius asal bayarane ISO ngalahke senengku ro PSIS tak Melu nyinyiri Ys ro PSIS wis xixixixi (tagar) tak tunggu seminggu ya nggo mbuktike,” tulis Kepareng. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Bos PSIS Semarang Ikut Terseret atas Kisruh Liga 2 dan 3 Dihentikan, Yoyok Sukawi Bilang Begini
-
Bobotoh Sambut! Persib Bandung Fix Umumkan Warisan Robert Alberts Usai Ditinggal Bayu Fiqri ke PSIS Semarang
-
Eks PSIS Semarang Gagal Reuni di PSS Sleman, Jonathan Cantillana Sebut Hatinya Akan Selalu Biru
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo
-
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi
-
Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib
-
Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!
-
Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes