Suara Denpasar - Deddy Corbuzier mempertanyakan peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap pengawasan siaran televisi yang mengundang Fajar Sadboy dan mantan pacarnya yang masih di bawah umur.
Melalui akun TikToknya, Deddy Corbuzier mengatakan bahwa dia pernah mendapat teguran dari KPI karena mengundang anak kecil saat masih menjadi host acara Hitam Putih beberapa waktu yang lalu.
"Saya pernah di Hitam Putih ngundang anak kecil kena KPI, kena saya. Pertanyaannya ketika Fajar Sadboy dan mantannya usia di bawah umur masuk ke dalam TV, mana KPI nya?" tanya Deddy Corbuzier dikutip denpasar.suara.com pada Selasa, (17/1/2023).
Lebih kanjut, dia mengutip pasal 29 peraturan KPI tentang pedoman perilaku penyiaran.
Yang mana pasal tersebut berbunyi, 'Lembaga penyiaran tidak boleh mewawancarai anak-anak di bawah umur 18 tahun di luar kapasitas mereka serta wajib mempertimbangkan keamanan dan masa depan mereka'.
Dengan berpedoman pada pasal 29 peraturan KPI tersebut, Deddy Corbuzier mempertanyakan peran KPI dalam melakukan kontrol terhadap televisi yang masih menayangkan Fajar Sadboy dan mantan pacarnya itu.
"Mana KPI? Kok gak ada? Kok masih bisa tetap muncul? Apa anda sibuk ngeblur tet*k sapi?" ujarnya.
Menanggapi itu, banyak netizen yang setuju dan memberikan dukungan kepada Daddy Corbuzier.
"Setuju om dedy," tulis Hjeinjiro style
Baca Juga: Polisi Tetapkan 16 Operator Judi Online di Apartemen City Park Cengkareng Jadi Tersangka
"Good om... mantap harus begitu, jd jelas aturannya ntr malah banyak fajar fajar yg lain pingin viral," komentar goalgoalbothax.
"KPI KEMANA? Setuju banget sama mas dedy," kata ayuw_25. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan
-
4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026