Suara Denpasar- Kang Dedi Mulyadi kembali mengkritik penataan kawasan di wilayah Purwakarta dan daerah lainnya yang semakin semrawut.
Kang Dedi Mulyadi yang merupakan anggota DPR RI ini menyebut saat ini makin banyak bangunan yang dibangun dekat dengan jalan raya.
Kata Kang Dedi hampir di berbagai tempat seperti di Purwakarta sudah jarang ada space, banyak dipenuhi dengan bangunan berupa toko-toko di pinggir jalan.
Hal ini menurutnya diperparah dengan kondisi jalan raya yang tidak sesuai dengan standarisasi, seperti banyak jalan berlubang yang sangat membahayakan.
Apalagi jika ada kecelakaan kendaraan besar seperti truk misalnya sangat membahayakan warga sekitar karena pemukimannya dekat jalan raya.
"Kedepannya tata bangunan harus segera dibenahi, sekarang itu di pinggir jalan itu penuh dengan bangunan, dan bangunan tuh lihat sekarang maju ke jalan," kata Kang Dedi Mulyadi saat melihat kecelakaan lalu lintas di Purwakarta dikutip dari Lembur Pakuan Channel, Kamis (26/1).
Menurutnya kondisi saat ini sudah sangat kompleks, kata dia sudah manajemen pengelolaan kelaikan kendaraan tidak dilakukan dengan baik kemudian jalannya tidak sesuai dengan standarisasi karena banyak lubang, bergelombang dan terlalu curam.
"Kemudian bangunan-bangunan di pinggir jalannya tidak terkendali, semoga ini menjadi pelajaran penting untuk kita melakukan pembenahan tentang pengelolaan dalam melakukan penataan pembangunan di Indonesia," ungkapnya.
"Ada satu lagi kalau dulu zaman kolonial Belanda itu rumah itu nggak boleh terlalu pinggir jalan ada batasannya, ada batasannya harus sekian meter ke dalam. Nah sekarang ini pinggir jalan tuh sudah rumah semua, jadi kalau mobil ada kecelakaan itu sekarang pasti menimpa jalan nimpa warung," kritiknya. ***
Baca Juga: 2 Isyarat Ansan Greeners Segera Lepas Ansawi Mangkualam ke Jeonnam Dragons
Berita Terkait
-
Saking Cintanya! Kang Dedi Ternyata Masih Simpan Bukti Chat Sayang dengan Ambu Anne, Sekarang Malah Digugat Cerai
-
Kang Dedi Mulyadi Ikut Ambil Jatah di Malam Pertama Fitra dan Lutfia, Sampai Sewa Kamar Hotel
-
Usai Nikmati Malam Pertama di Hotel, Fitra Dibawa Kang Dedi Mulyadi ke Kantor Desa, Begini Tujuannya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Inflasi Medis RI Tembus 17,8 Persen
-
Rival Utama Team Z, Film Live Action Blue Lock Ungkap Para Pemeran Team V
-
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran, Polisi Selidiki Dugaan Sepeda Listrik yang Sedang Isi Daya
-
Mobil Travel Masuk Jurang di Lembah Anai, Bagaimana Kondisi 7 Penumpang?
-
Kasta Oren hingga Bangsa Mujaer: Rahasia Kucing Bisa Jadi Penawar Penat Kantor
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
3 Sepatu Lari Ringan dan Empuk, Rahasia Pelari Menjaga Kecepatan Tanpa Menguras Energi
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark