Suara Denpasar- Skuat PSIS Semarang kini percaya diri bisa menekuk Persib Bandung dibawah racikan Luis Milla di laga pekan ke 21.
Kekalahan dari PSIS Semarang akan berpotensi membuat posisi Persib Bandung lengser dari pemuncak klasemen. Ini karena jarak pemuncak klasemen dengan posisi dua dan tiga sangat tipis, yakni hanya berjarak 1 poin saja.
Ada Persija Jakarta, hingga PSM Makassar yang bisa mencuri posisi pemuncak jika Persib Bandung kalah dari PSIS.
Kini Persib Bandung bakal terbang ke Jawa Tengah meladeni permainan PSIS Semarang pada Selasa (31/1) pekan depan.
Skuat PSIS Semarang kini diuntungkan karena memiliki waktu istirahat yang lebih maksimal dibanding Persib Bandung.
Pemain PSIS Semarang bakal memaksimalkan kondisi pemain Persib yang lebih kelelahan karena masih bertanding pada Kamis kemarin melawan Borneo FC.
Sedangkan PSIS Semarang praktis selama sepekan terakhir bisa beristirahat lantaran laga pekan ke 20 melawan Barito Putera harus ditunda.
Persib Bandung juga dipastikan akan lebih menguras tenaganya karena mereka harus terbang ke Semarang.
Belum lagi bermain di kandang lawan akan membuat skuat Persib Bandung bisa makin tertekan.
Baca Juga: Ancaman Kaesang Pangarep, Pasca Serangan Bus Persis Solo Oleh Oknum Suporter
Dengan kondisi lebih diuntungkan tersebut, skuat PSIS Semarang kini lebih percaya diri, ditambah lagi dua kali kemenangan di laga sebelumnya juga membuat semangat mereka berlipat.
PSIS Semarang yang kini berada di posisi delapan besar klasemen juga berpotensi merangsek ke persaingan papan atas jika bisa mengambil poin penuh dari Persib Bandung.
Pelatih PSIS Semarang Muhammad Ridwan mengkui pihaknya mengakui hal itu, Ridwan menyebut skuatnya memiliki kelebihan dibanding Persib soal waktu istirahat.
“Kita punya waktu yang lebih longgar untuk persiapan lawan Persib karena laga lawan Barito Putera ditunda,” kata M Ridwan yang juga mantan pemain Persib dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Minggu (29/1).
Namun demikian dirinya juga tetap meminta pemainnya waspada lantaran belajar dari laga sebelumnya melawan Arema FC skuatnya masih sering terancam dengan serangan-serangan lawan. ***
Berita Terkait
-
Rezaldi Hehanusa Ungkap Permohonan Maaf Atas Video di Masa Lalu, Siap Membantu Persib Bandung Menjadi Lebih Baik
-
Viral Video Eks Striker Persib Bandung Hajar Pelaku Penyerangan Bus Persis Solo, Ferdinand Sinaga Langsung Trending
-
Kabar PSIS: M Ridwan Ungkap Keuntungan Kontra Persib, Selain Absennya Ricky Kambuaya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps
-
Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian
-
Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin
-
4 Zodiak yang Terlahir Mandiri, Tak Suka Bergantung pada Orang Lain
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?
-
Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia
-
Ketika Anak Menjadi Korban Daycare, Ibu Sudah Cukup Hancur Tanpa Perlu Dihakimi