/
Minggu, 29 Januari 2023 | 20:31 WIB
Geram Bus Persis Solo Diserang, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka Minta Tolong, Begini Respon Kepolisian (Foto: LTN PBNU/Suwitno)

Suara Denpasar – Belum kering duka akibat tragedi Kanjuruhan Malang, aksi kekerasan sepakbola kembali warnai Liga 1. Kali ini bus pemain dan official Persis Solo menjadi sasaran oknum suporter tak bertanggung jawab usai lawan Persita Tangerang.

Aksi tak terpuji tersebut menuai kutukan berbagai pihak. Termasuk walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang geram dengan ulah oknum-oknum suporter yang terus berkeliaran bebas.

Putra sulung Presiden Jokowi ini pun menceritakan kekesalannya pada akun twitter miliknya @gibran_tweet. Bahkan ia pun menyenggol Kapolri Listyo Sigit Purnomo untuk menindak tegas pelaku.

Menurutnya, aksi kekerasan dunia sepakbola seperti pelemparan pada bus pemain Persis Solo merupakan efek domino dari belum tuntasnya tragedi Kanjuruhan Malang.

“Mohon ijin pak Kapolri @listyosigitp. Mohon maaf jika saya lancing dan tidak sopan. Kejadian pelemparan terhadap bus pemain @persisofficial akan terus terjadi. Ini merupakan rangkaian dari tidak adanya tindakan tegas terhadap pelaku kerusuhan di Kanjuruhan,”cuitnya.

Gibran menilai, jika oknum-oknum di Kanjuruhan Malang tidak ditindak tegas, akan membuat oknum lain lebih nekat dan tidak takut berbuat kekerasan.

Selain itu, rentetan peristiwa kekerasan serupa hanya seperti bom waktu. Artinya siapa saja dapat menjadi sasaran berikutnya.

“Ayo kabeh seng serius. Dino iki bise@persisofficial seng dadi korban. Mboh sesok akan ada apa lagi yg terjadi. Ini semua seperti bom waktu. Tinggal nunggu giliran apes wae bos. TAK BALENI YA!! TINGGAL NUNGGU GILIRAN APES!!!!,”tweetnya lagi.

Cuitan Gibran pun direspon oleh akun Polda Jawa Tengah. Melalui akun twitter @poldajateng_ pihak kepolisian berjanji akan meningkatkan pengamanan.

Baca Juga: Muncul Spanduk Diduga Penolakan Kedatangan Anies Baswedan di Lombok

“Siap, Terimakasih atas informasinya. Untuk kedepannya pengamanan akan kami tingkatkan & akan kami usut pelakunya @dit_krimumjtg @ditsamaptajtg @Polresta_Solo,”jawabnya(Askara/*).

Load More