- Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok terlambat dibuka karena perbaikan saluran bawah tanah amblas sejak 28 Mei 2026.
- Dinas Perhubungan DKI Jakarta menjadwalkan pembukaan lajur jalan secara bertahap pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB hari ini.
- Petugas dikerahkan di lokasi guna mengatur lalu lintas serta mengarahkan masyarakat menggunakan jalur alternatif demi keselamatan pengguna jalan.
Suara.com - Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan menuju Depok molor dari jadwal, menyusul belum rampungnya perbaikan saluran bawah tanah yang amblas sejak akhir pekan lalu.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan pembukaan jalan, yang semula dijadwalkan pukul 05.00 WIB pagi ini.
Pembukaan jalan kini dilakukan bertahap. Lajur di sisi rel kereta ditargetkan dibuka pukul 08.00 WIB, sementara lajur di sisi lainnya menyusul pukul 11.00 WIB.
Pangkal masalah bermula pada Kamis (28/5/2026) malam, ketika ruas jalan di dekat KFC Lenteng Agung amblas akibat gorong-gorong yang sudah rapuh.
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan langsung bergerak dan mulai mengerjakan perbaikan di lokasi sejak Jumat (29/5/2026).
Namun pada Senin (1/6/2026) kemarin, proses sterilisasi area baru bisa dimulai pukul 14.00 WIB.
Sehingga pekerjaan perbaikan baru dapat dilaksanakan secara penuh pada pukul 16.00 WIB, membuat penyelesaiannya mundur dari target awal.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, memastikan perpanjangan waktu pekerjaan bukan tanpa alasan, melainkan demi keselamatan dan hasil yang optimal.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembukaan jalan dan mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” kata Budi, Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
“Keselamatan pekerja dan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur agar hasil perbaikan aman dan dapat digunakan kembali oleh masyarakat,” lanjutnya.
Dishub DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Dinas SDA untuk mempercepat penyelesaian, sekaligus mensiagakan petugas di sekitar lokasi guna mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengguna jalan ke rute alternatif.
Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau perkembangan terbaru melalui kanal resmi pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes
-
Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi
-
Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat
-
Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah