Suara Denpasar - Gubernur Bali I Wayan Koster telah menjawab pertanyaan publik seputar apakah dirinya akan maju untuk dua periode menjadi Gubernur Bali.
Kepada wartawan, Koster secara terang-terangan mengatakan akan maju dua periode pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2024 mendatang.
"Maju lagi lah. Sudah maju kok mundur lagi," jawab Koster singkat.
Hal itu ia sampaikan usai menghadiri rapat Paripurna ke- III DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan I Tahun Sidang 2023 di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali, Senin, (30/1/2023) siang.
Jawaban tersebut membuat para wartawan merasa seperti de javu. Mengingat jawaban Koster itu hampir serupa dengan jawaban mantan Presiden Republik Indonesia yaitu Abdurrahman Wahid atau Gus Dur puluhan tahun lalu.
Ketika itu masa aksi menyuruhnya untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden, Gus Dur menjawab bahwa dirinya 'maju saja susah apalagi disuruh mundur'.
Untuk maju dua periode nanti, Koster mengatakan akan tetap menggandeng Tjokorda Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace sebagai wakilnya.
Pasangan itu akan tetap pada program dari visi Nangun Sat Kerti Loka Bali. Menurut Koster hal tersebut memang harus dijalankan secara berkelanjutan ke depan.
"Saya harap doa restu masyarakat di Buleleng untuk mendoakan saya agar bisa melanjutkan kepemimpinan saya bersama Pak Wagub, agar pembangunan di Bali bisa tuntas." kata Gubernur Bali I Wayan Koster, setelah acara kunjungan kerja (kunker) di Gedung Kesenian Gde Manik, Buleleng, Bali, Minggu, (29/1) kemarin.
Baca Juga: Hasil NBA: Bucks Libas Pelicans, Giannis Antetokounmpo Menggila Cetak 50 Poin
"Banyak yang sudah dicapai, tapi ada yang belum diselesaikan secara tuntas maka dari itu, untuk kepentingan Bali di masa yang akan datang. Program dari visi Nangun Sat Kerti Loka Bali ini memang harus dijalankan secara berkesinambungan ke depan," pungkas Koster. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Ketua Umum Paiketan Krama Bali Wayan Jondra Kecam Hari Arak Bali, Reaksi Wayan Koster Tak Terduga
-
Ari Pratama, Wartawan Suara Denpasar Puas di Urutan II 9 Ball Tournament GM FKPPI Bali
-
CEK FAKTA: Surya Paloh Resmi Umumkan Anak Gus Dur Yenny Wahid Jadi Cawapres Anies Baswedan, Benarkah?
-
Diisukan Jadi Penerus Anies Atau Ganjar, Gibran Sebut Dirinya Direstui Prabowo Maju Pilgub
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan