Suara Denpasar- PSIS Semarang sudah bersiap dalam menghadapi kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 pekan ke-21, Selasa 31 Januari 2023 sore melawan Persib Bandung.
Dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, PSIS Semarang pun merasa diuntungkan.
Bukan karena kedatangan pemain asing baru Victor Guilherme Dos Santos Carvalho atau akrab disapa Vitinho, melainkan berkat waktu maksimal yang dimiliki.
Dimana, usai menghadapi Arema FC, PSIS Semarang mendapat jeda karena kontra Barito Putera dilakukan penundaan, sehingga waktu yang dimiliki dalam persiapan menghadapi Persib Bandung lebih panjang.
Pelatih sementara PSIS, Muhammad Ridwan, mengaku telah menyiapkan anak asuhnya sebaik mungkin. Dengan begitu, ia pun berharap tim Mahesa Jenar bisa mendapat hasil yang baik.
"Alhamdulillah, kami sudah melakukan persiapan dengan baik dan lancar. Dari dua pertandingan sebelumnya, persiapan melawan Persib ini yang paling maksimal, dari segi waktu dan kebugaran. Jadi, menghadapi pertandingan besok, InshaAllah, kami dalam posisi yang sangat siap," ungkap Ridwan.
Sementara itu, Persib Bandung yang meraih kemenangan beruntun selama putaran kedua ini sudah siap menjalani laga tandang kali ini.
Luis Milla selaku pelatih kepala Persib Bandung pun mengirim pesan kepada anak asuhnya untuk tidak memandang sebelah mata tim yang akan dihadapinya.
"Kami siap menjalani pertandingan ini. Kami berada di momentum dan kepercayaan diri yang baik. Tapi, besok (hari ini red) adalah satu pertandingan yang penting dan harus kami jalani dengan penuh rasa hormat terhadap lawan," kata Milla dlansir mellaui laman resmi klub.
Pesan pelatih berusia 56 tahun itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, PSIS akan tampil dengan motivasi berlipat untuk bisa mengalahkan Persib. Beberapa hal yang melatarbelakangi hal itu tak lain karena catatan positif Laskar Mahesa Jenar.
"Mereka juga tengah dalam momentum terbaiknya. Mereka baru mendapat hasil yang sangat baik berupa kemenangan atas Arema, dan mereka bermain dengan sangat baik. Satu laga final lagi, tentu kami harus tampil 100 persen 90 menit," pelatih asal Spanyol tersebut. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1: Barito Putera vs PSS Sleman, PSIS vs Persib Bandung
-
Loh Ada Apa? Panser Biru & Viking Geruduk Rumah Dinas Ganjar Pranowo Jelang Laga PSIS Semarang vs Persib
-
Pesan Indra Sjafri Saat Lepas Pemain Muda Persib Bandung dan Kapten Timnas U-16 ke Hungaria
-
Prediksi Susunan Pemain Persija usai Rekrut Witan Sulaeman, Macan Kemayoran Makin Ngeri!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?