Suara Denpasar - Kapten Timnas Thailand, Theerathon Bunmathan mengirim sinyal ingin bermain di Liga Indonesia usai memberi komentar di akun instagram bernama @tintajuna.
Seperti diketahui, akun tersebut mengunggah sebuah foto Theerathon Bunmathan mengenakan jersey Persebaya Surabaya.
Ia menulis dalam caption jika kapten Timnas Thailand itu akan cocok bermain dengan Persebaya sembari menandai akun Instagram Theerathon Bunmathan, @theerathon_3.
“Misal liga 1 musim depan ada kuota untuk pemain Asean, sepertinya Theeraton ini cocok dengan gaya bermain Persebaya,” tulis @tintajuna dalam captionnya, dilansir Senin (30/1/2023).
“Tidak ada batasan jumlah bagi klub untuk merekrut pemain ASEAN. Namun demikian, klub hanya boleh memainkan maksimal tiga pemain dari ASEAN di setiap pertandingan,” lanjut akun Instagram tersebut dalam captionnya.
Unggahan tersebut, ternyata mendapat respon langsung dari sang pemain, Theerathon bahkan meresposn positif hal tersebut di kolom komentar.
“Wow (diikuti emoji tercengang),” tulis Theerathon Bunmathan.
Bahkan, Theerathon menuliskan jika ia berharap dapat kesempatan suatu saat nanti bermain di Liga Indonesia.
“Saya berharap suatu saat punya kesempatan untuk bermain di Liga Indonesia,” tulis Theerathon Bunmathan dalam kolom komentar.
Baca Juga: Ini Kades Mirip Yakuza yang Disamperin Kang Dedi: Hati Rinto, Nyali Buldoser
Tentunya hal tersebut merupakan sebuah sinyal baik bagi sejumlah tim Liga 1, selain Persebaya, Persib Bandung memiliki riwayat pemain asal Thailand yang sukses di Indonesia.
Dua di antaranya adalah Kiper Shintawechai dan Suchao Nutnum yang sempat menjadi pemain Persib Bandung.
Sementara itu, Klub yang memiliki finansial hebat yakni PSIS Semarang juga tak menutup kemungkinan tertarik mendatangkan Theerathon.
Pasalnya, Yoyok Sukawi sering membuat gebrakan mendatangkan pemain bintang, contohnya Taisei Marukawa dan Carlos Fortes.
Terlepas dari itu semua, saat ini Theerathon Bunmathan masih berstatus sebagai pemain Buriram United. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Luis Milla Fix Lepas 3 Pemain Bukan karena Transfer, Rachmat Irianto, Henhen Herdiana, & Febri Hariyadi Opsi Persib Bandung
-
Fix! PSIS Semarang Lepas Brandon Scheunemann demi Sukseskan Karir, Yoyok Sukawi Gercep Resmikan Stopper Baru
-
Sosok Muhammad Sihran, Bikin Heboh Lempar Ciuman ke Suporter Cewek di Laga Borneo FC vs Persik Kediri
-
Kejutan Akhir Transfer! PSIS SemarangBoyong 2 Nama Baru, Persib Amankan 1 Pemain, 2 Bintang Shin Tae yong Pulang Kampung
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?