Suara Denpasar- PSIS Semarang mengawali putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023 berhasil meraih hasil positif selama dua laga berturut-turut.
Namun sayang, pada peken ke-20, PSIS Semarang harus takluk atas Persib Bandung di hadapan Panser Biru dan Snex di Stadion Jatidiri, Selasa 31 Januari 2023 lalu.
PSIS Semarang kalah telak 1-3 atas Persib Bandung. Di mana dalam laga tersebut hanya Taisei Marukawa yang berhasil menyumbang gol untuk Lasakar Mahesa Jenar setalah diturunkan di babak kedua.
Sedangkan, gol Persib Bandung dihasilkan Marc Klok, Ciro Alves dan David da Silva.
Atas kekalahan tersebut, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi pun memuji kemampuan tim lawan, Persib Bandung dalam laga kontra PSIS Semarang.
Bahkan, Yoyok Sukawi mengajak serta timnya untuk mengakui keunggulan dari tim asuhan Luis Milla.
“Memang Persib l3bih baik malam ini (31 Januari 2023), harus kita akui itu. Ayo bangkit lagi, minmu wis apik rang,” tulis Yoyok Sukawi di akun Instagram pribadinya @yoyok_sukawi, usai laga PSIS Semarang vs Persib Bandung.
Kini usai ditaklukkan Persib Bandung, PSIS Semarang gerak cepat dengan langsung meresmikan pelatih anyar pada 1 Februari 2023 kemarin.
Wacana PSIS Semarang akan mendatangkan pelatih definitif sejatinya sudah diutarakan manajemen sejak Sergio Alexandre dipecat dan diperpanjang hingga Ian Andrew Gillan memutuskan pulang kampung ke negaranya, Skotlandia.
Baca Juga: Jadwal Puasa Ramadhan 2023, Muhammadiyah Resmi Tetapkan Awal Puasa
Namun faktanya, sosok yang diresmikan manajemen PSIS Semarang saat ini bukanlah head coach melainkan pelatih fisik menggantikan Afif Prasetiawan.
Pelatih fiksik yang dipilih PSIS Semarang adalah pelatih yang pernah mendampingi Shin Tae Yong di Timnas Indonesia pada tahun 2020-2021, Alex Aldha Yudi.
Sebelum menjadi pelatih fisik Timnas, Alex Aldha Yudi juga sempat menjadi asisten pelatih Timnas Putri pada tahun 2018.
Pelatih fisik dengan lisensi A AFC ini diharapkan mampu mendongkrak performa fisik pemain PSIS di sisa kompetisi BRI Liga 1 musim ini.
“Kami datangkan coach Alex untuk mengisi posisi pelatih fisik. Dengan pengalamannya di level Timnas baik saat menjadi asisten Shin Tae-yong atau pun saat menjadi asisten pelatih Timnas Putri diharapkan mampu meningkatkan level fisik pemain PSIS saat ini,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi dilansir melalui laman resmi klub.
Selain aktif menjadi pelatih fisik, Alex Aldha Yudi sendiri juga merupakan seorang akademisi dengan berprofesi sebagai dosen di Universitas Negeri Padang (UNP) dan saat ini telah menyandang gelar doktor. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Susunan Pemain Persija di BRI Liga 1 Setelah Diperkuat Witan Sulaeman
-
Bidik Tiga Poin Lawan Persebaya, Borneo FC Pertajam Penyelesaian Akhir
-
Gabung ke Persija, Witan Sulaeman Resmi Bernomor Punggung 78
-
Suporter Ingatkan Manajemen PSIS Semarang dengan Spanduk Ini, Target Ikut Piala AFC Masih Realistis?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang