Suara Denpasar - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali tinggal setahun lagi. Mengikuti jadwal pemilihan umum (pemilu) pada tahun 2024 mendatang. Menanggapi hal itu, petahana Gubernur Bali, Wayan Koster menyatakan sikap akan maju lagi sebagai Gubernur Bali untuk periode yang kedua.
Koster bahkan sudah menentukan siapa sosok yang akan mendampinginya nanti. Dalam berbagai kesempatan dia mengatakan akan tetap menggandeng wakilnya sekarang ini yaitu Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace.
Terkait hal itu Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan soal Pilgub itu urusan masyarakat Bali untuk mendukung atau memilih siapa Gubernur Bali selanjutnya.
Pernyataan itu disampaikan Walikota Denpasar usai mendampingi Menteri Perdagangan Republik Indonesia DR. (H.C) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.H saat melakukan kunjungan kerja di pasar Kreneng Denpasar Bali, pada, Sabtu, (4/2/2023) pagi.
"Saya rasa kita kembalikan ke masyarakat yah, nanti kan tanggal 17 ini kita terima programnya beliau dengan masyarakat, nanti tanggal 17 ini ya kita lihat," ujar Jaya Negara
Jaya Negara menilai jika dilihat dari kinerja Wayan Koster selama ini, maka apa yang dikatakan Koster untuk maju dua periode bukan merupakan keinginan pribadi, melainkan permintaan masyarakat Bali.
"Misalkan saya selaku kader melihat dari kinerjanya itu kan mungkin rakyat yang meminta beliau untuk maju lagi," pungkas Jaya Negara yang juga saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPP PDI Perjuangan Provinsi Bali. (Rizal/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan