Suara Denpasar - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengungkapkan bahwa dia akhirnya harus memblokir nomor Kang Dedi Mulyadi.
Ambu Anne berinisiatif memblokir nomor suami yang sedang ia gugat cerai di Pengadilan Agama Purwakarta itu lantaran isi percakapan mereka akan dipakai oleh kubu Kang Dedi Mulyadi sebagai bukti saat persidangan.
Bupati Purwakarta itu mengaku bahwa meskipun ia sedang menggugat cerai Kang Dedi Mulyadi, namun ketika mereka chatingan dia selalu menggunakan bahasa yang sopan.
Bukti chatingan itu lah yang kemudian dipakai oleh para saksi dari Kang Dedi Mulyadi untuk membantah pernyataan Ambu Anne yang mengatakan bahwa rumah tanggap mereka tidak baik-baik saja.
"Tadi dari tergugat (saksi-saksi dari Dedi Mulyadi) mengemukakan bukti chatingan. Chat itu memang saya itu tidak pernah dan bukan tipikal saya untuk kemudian berkomunikasi secara kasar."
"Saya selalu sampai sekarang pun kalau bertemu memanggil dia ayah, menghargai karena dia itu adalah ayah dari pada anak-anak saya, tapi bukan berarti tidak ada masalah," jelas Ambu Anne usai sidang gugatan cerai lanjutan pada Rabu (1/2) lalu, dikutip denpasar.suara.com dari kanal YouTube wa uceng channel, Minggu, (5/2/2023).
Anne Ratna Mustika mengatakan setelah pihaknya mengetahui bahwa isi percakapan mereka mau dijadikan bukti, maka dia berinisiatif untuk memblokir nomor Kang Dedi Mulyadi.
"Nah tanggal 18 Juli saya memblokir nomornya beliau karena beberapa informasi mengatakan chatingan saya dijadikan bukti dia mengelak bahwa terjadi permasalahan di rumah tangga jadi saya yang berinisiatif memblokir nomornya tergugat (Dedi Mulyadi) di HP saya," tegasnya.
Untuk diketahui sidang gugatan cerai Anne Ratna Mustika terhadap Kang Dedi Mulyadi sudah sampai pada tahap pengambilan keterangan saksi-saksi, baik saksi dari Ambu Anne maupun dari Kang Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Casemiro Cekik Leher Will Hughes!
Sidang akan dilanjutkan kembali dalam minggu ini dengan agenda pengambilan kesimpulan oleh hakim Pengadilan Agama Purwakarta. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan