Suara Denpasar – Hari kesembilan pemusatan latihan (training center/TC) Timnas Indonesia, coach Shin Tae Yong (STY) menaikkan level latihan.
Bahkan pada Rabu (8/2/2023) kemarin, skuad Garuda menjalani sesi latihan di bawah terik matahari. Yakni pukul 11.00 WIB hingga 12.45 WIB.
Tak pelak kondisi ini membuat sejumlah pemain kelelahan, bahkan cedera. Seperti yang dialami striker PSS Sleman, Hokky Caraka.
Latihan fisik yang berat ini bukan semata-mata karena coach STY kesal dan kecewa dengan sikap klub-klub liga 1 yang enggan melepaskan pemainnya mengikuti TC, melainkan karena pada pekan ini pelatih asal Korea Selatan tersebut ingin berfokus pada latihan berat.
Seperti dilansir dari website resmi PSSI, Coach Shin Tae Yong memberlakukan aturan baru. Bagi pemain yang tidak mendapatkan menit bermain di level klub, wajib mengikuti latihan sebanyak empat kali dalam sehari.
Sementara bagi pemain yang mendapat menit bermain di level klub akan berlatih dua kali dalam sehari.
"Semua pemain latihan dua kali sehari, tetapi bagi pemain yang tidak dapat menit bermain di Liga harus latihan empat kali sehari," ujar Shin Tae-yong seperti dikutip dari website PSSI rabu (8/2/2023).
Selain kerasnya latihan fisik, STY menggelar latihan di tengah terik matahari agar para pemain dapat beradaptasi dengan cepat dan kuat.
"Panas harus dilawan, pemain harus bisa beradaptasi dengan cuaca yang ada, entah panas entah dingin," ujarnya.
Baca Juga: Hasil Proliga 2023: Jakarta Lavani Bungkam Surabaya BIN Samator 3-1
Sementara itu, Hokky Caraka mengaku sempat terkejut dengan sesi latihan “level up” yang digelar oleh STY. Latihan itu mulai dari cara merebut bola sampai berlari dengan cepat.
Tak ayal, pemain dengan harga Rp. 1,74 miliar versi Transfermarkt tersebut mengalami cedera hamstring.
“Hamstring guys, gila,”jelas Hokky seperti dilansir dari Youtube channel PSSI Tv.
Hokky menilai, cedera hamstring yang ia alami akibat kurangnya pemanasan sebelum latihan. Sehingga saat sesi latihan level up dimulai, otot pahanya kram.
"Mungkin kurang pemanasan. Mungkin latian lagi high, mungkin otot saya lemah dan tertarik," katanya. (Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!